Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, Kepala BPBD Emi Abriyani: Belum Ada Ditemukan Indikasi Klaster Banjir

Banjir Palangkaraya, Kepala BPBD Emi Abriyani mengatakan belum ada ditemukan indikasi klaster banjir di Kota Cantik hingga saat ini

Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Lamsi
Banjir Palangkaraya, tenaga kesehatan di Posko Dermaga Pelabuhan Rambang Kota Palangkaraya, sedang memeriksa kesehatan warga yang mengungsi, Kamis (18/11/2021) lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya Emi Abriyani mengakui, sampai saat ini belum terdeteksi indikasi klaster banjir palangkaraya.

Dampak banjir palangkaraya yang terjadi beberapa minggu lalu, memaksa warga mengungsi ke tempat penampung yang aman.

“Untuk saat ini pasca banjir palangkaraya, kami belum menemukan indikasi adanya klaster banjir ini,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Sabtu (27/11/2021).

Menurutnya, hampir semua warga yang berada di tempat pengungsian rata-rata sudah abai akan protokol kesehatan.

Padahal saat ini pandemi Covid1-19 masih terjadi di Kota Palangkaraya, walaupun secara kasus terus mengalami penurunan ataupun kasus baru terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, BPBD Maksimalkan Kelengkapan Sarpras Penanganan dan Evakuasi Korban Banjir

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Harga Sayuran di Pasar Kahayan Melambung Tinggi Pasca Banjir

“Ya memang untuk protokol kesehatan selama di tempat penampungan pengungsian warga sudah abai protokol kesehatan, hendaknya tetap disiplin,” jelas Emi Abriyani.

Ungkap wanita berhijab ini, tak henti-hentinya Satgas Tim Covid-19 Palangkaraya terus mengingatkan warga di tempat penampungan pengungsian untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Paling tidak, tambah Emi Abriyani kalau tidak bisa menerapkan 5M, 3M, atau 2M gunakan saja masker sebagai pelindung diri.

“Kalau tidak bisa minimal gunakan masker untuk menghalau virus secara langsung bisa masuk ke tubuh kita melalui mulut dan hidung,” tegasnya.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Air Mulai Surut BPBD Tetap Siap Siaga dan Membantu Warga Pasca Banjir

Selama di tempat penampungan pengungsian, fokus tim medis kesehatan Pemerintah Kota Palangkaraya tetap mengutamakan mereka yang mengeluhkan sakit.

Namun penyakit yang sering dikeluhkan warga di tempat penampungan pengungsian ini seperti penyaki gatal-gatal, diare, flu batuk pilek.

“Kalau ada warga yang sakit cukup parah kami akan rujukan ke rumah sakit atau puskemsmas untuk dirawat,” ungkap Emi Abriyani.

Ditegaskan Ketua Harian Satgas Tim Covid-19 Kota Palangkaraya ini, belum ada klaster banjir hingga saat ini. “Semoga saja tidak terjadi agar kota kembali kondusif dan normal,” pungkas Emi Abriyani. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved