Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kota Palangkaraya Nihil Kasus Baru Terkonfirmasi Covid-19 Seminggu Terakhir

Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya Emi Abriyani mengatakan,Kota Palangkaraya seminggu terakhir nihil kasus baru yang terkonfirmasi Covid-19

Editor: Sri Mariati
IST/BPBD Palangkaraya
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkara Emi Abriyani. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya Emi Abriyani mengatakan, Kota Palangkaraya seminggu terakhir ini nihil kasus baru yang terkonfirmasi Covid-19.

“Sudah sejak seminggu terakhir ini berdasarkan laporan tidak ada kasus baru terkonfirmasi Covid-19,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Jumat (26/11/2021).

Emi Abriyani menjelaskan, secara keseluruhan kondisi Covid-19 di Kota Palangkaraya mengalami penurunan angka.

Baik yang terkonfirmasi maupun yang meninggal dunia. Hanya saja sampai saat ini ada 4 orang dalam perawatan.

“Yang ada perawatan di dua kelurahan tersebut kasus lama dan saat ini masih di rawat,” ucapnya.

Menurutnya, adapun kasus baru terkonfirmasi Covid-19 ini di Kota Palangkaraya ketahuan saat orang yang ingin melakukan perjalanan ke luar kota melalui penerbangan.

Baca juga: Terdampak Pandemi Covid-19, Pemko Palangkaraya Salurkan Bansos ke 67 PKL di Kota Cantik

Baca juga: Tim Satgas Penanganan Covid -19 Palangkaraya Waspadai Bom Waktu Penyebaran Covid -19

Baca juga: Menteri PPPA RI Sebut Pentingnya Pemenuhan Hak Dasar Anak yang Terdampak Covid-19

“Karena syaratnya wajib tes swab antigen atau PCR baru ketahuan, namun selama satu minggu ini tidak ada penemuan itu mereka yang melakukan penerbangan,” beber Emi Abriyani.

Ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya inipun mengingatkan agar masyarakat untuk tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Sebab menurutnya, dengan melandainya kasus dan Kota Palangkaraya PPKM level 2 sudah banyak warga yang abai dan tidak menerapkan Protokol Kesehatan dengan benar.

“Ini juga menjadi perhatian bersama, karena pandemi ini belum berakhir ditambah lagi prediksi lonjakan kasus diakhir tahun ini saat libut Natal dan Tahun Baru,” tegas Emi Abriyani.

Pihaknyapun terus menegakan dan menjalankan razia yustisi ke tempat-tempat yang banyak kerumunan orang.

“Karena jangan sampai kasus kita melonjak lagi dan dibuat tidak aman, karena sekarang ini kondisi cukup baik,” pungkas wanita berhijab ini. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved