Breaking News:

Berita Palangkaraya

UMK Palangkaraya Tinggal Diteken Wali Kota, UMK Kotim Naik 0,99 Persen Jadi Rp 3.014.732

UMK Palangkaraya 2022 dan UMK Kotim 2022 dipastikan naik, namun untuk UMK Palangkaraya 2022 masih menunggu diteken Wali Kota Fairid Naparin

Penulis: Sri Mariati | Editor: Dwi Sudarlan
Tribunnews.com
Ilustrasi uang upah minimum kota (UMK). UMK Palangkaraya 2022 dan UMK Kotim 2022 mengalami kenaikan. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - UMK Palangkaraya 2022 dan UMK Kotim 2022 dipastikan naik, namun untuk UMK Palangkaraya 2022 masih menunggu diteken Wali Kota Fairid Naparin.

Sementara besaran Upah minimum Kabupaten Kotawaringin Timur atau UMK Kotim 2022, sudah diputuskan yakni Rp 3.014.732.

Besaran UMK Kotim 2022 ini mengalami kenaikan sebesar 0,99 persen atau Rp 22.789 dibanding UMK Kotim 2021.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kotim Fuad Sidiq menegaskan keputusan besaran UMK Kotim 2022 sudah merupakan hasil kesepakatan bersama dengan mempertimbangkan kondisi pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Baca juga: Diakui UMK 2022 Naik, Kadisnaker Enggan Sebutkan Besarannya Sebelum Penetapan oleh Wali Kota

Baca juga: Pemko Segera Tetapkan UMK Palangkaraya 2022, Hari ini, Disnaker Rapat dengan Dewan Pengupahan

Baca juga: Tak Puas Kenaikan UMP Kalteng 2022 Hanya Rp 19.372, Ini Catatan yang Diberikan SBSI ke Gubernur

Serta juga mempertimbangkan pengeluaran per kapita, rata-rata banyaknya anggota rumah tangga, hingga rata-rata banyaknya anggota rumah tangga dengan usia lebih dari 15 tahun yang bekerja/

Dalam rapat penetapan yang dipimpin, Fuad Sidiq , hadir Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kotim Siswanto, kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sampit, perwakilan BPS Kotim serta sejumlah perwakilan dari serikat pekerja/buruh.

Dikatakan  Fuad Sidiq, meski mulai membaik, semua pihak memaklumi saat ini kondisi masih belum stabil akibat dampak pandemi Covid-19.

"Hasil penetapan ini kami sampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah. Nanti Pak Gubernur yang menetapkannya," kata Fuad.

Sementara Ketua Apindo Kotim Siswanto mengatakan besaran UMK Kotim 2022 itu merupakan jalan tengah yang disepakati bersama. 

"Saya berharap semua bisa mengikuti keputusan tersebut. Saya juga yakin tidak ada anggota Apindo yang akan membayar upah di bawah standar UMK," ujar Siswanto.

UMP Palangkaraya 2022

Halaman
12
Sumber: Tribun kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved