Breaking News:

Berita Palangkaraya

UMK Palangkaraya 2022 Pemerintah Kota Tetapkan Sebesar Rp2.972.541 Naik Rp40.867

UMK Palangkaraya 2022, Pemerintah Kota Palangkaraya menetapkan UMK Palangkaraya 2022 sebesar Rp Rp2.972.541, naik Rp40.867 atau persentasi 1,39 persen

Editor: Sri Mariati
ISTIMEWA
UMK Palangkaraya, Surat Keputusan Wali Kota Palangkaraya menetapkan besaran UMK untuk Kota Palangkaraya, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Berdasarkan SK Wali Kota Bid.HIJK/01/Naker/XI/2021 Pemerintah Kota Palangkaraya, menetapkan besaran UMK Palangkaraya 2022 sebesar Rp Rp2.972.541.

Dalam SK tersebut tertuang kenaikan UMK Palangkaraya 2022 naik Rp40.867 atau kenaikan secara persentasinya sebesar 1,39 persen.

Di atas batas upah minimum nasional 1,09 persen yang ditetapkan pemerintah pusat.

Sebelumnya UMK Palangkaraya 2021 hanya sebesar Rp2.931.674.

Otomatis dengan ditetapkannya UMK Palangkaraya 2022 ini, maka berlaku efektifnya per 1 Januari sampai 31 Desember 2022 mendatang.

Sebelumnya Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin mengaku, dirinya sudah menandatangani penetapan UMK Palangkaraya 2022.

Baca juga: UMK Palangkaraya Tinggal Diteken Wali Kota, UMK Kotim Naik 0,99 Persen Jadi Rp 3.014.732

Baca juga: Pemko Segera Tetapkan UMK Palangkaraya 2022, Hari ini, Disnaker Rapat dengan Dewan Pengupahan

Baca juga: UMK Palangkaraya, Wali Kota Sudah Teken Penetapan, Kadisnaker Tetap Enggan Bocorkan Besarannya

Penandatanganan penetapan UMK Palangkaraya itu dilakukan Fairid Naparin Rabu (24/11/2021) kemarin. “Ya sudah saya tanda tangani kemarin,” ucapnya kepada Tribunkalteng.com, Kamis (25/11/2021).

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Palangkaraya Mesliani Tara saat dikonfirmasi Tribunkalteng.com penetapan tersebut membenarkan kalau SK penetapan UMK Palangkaya sudah di tanda tangani wali kota Palangkaraya.

“Betul kemarin sudah ditanda tangani oleh pak wali mbak,” ujarnya.

Saat ditanyakan besaran UMK Palangkaraya, mantan Kepala BKPP Palangkaraya ini tetap enggan memberikan bocoran besarannya.

Dengan alasan diajukan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk disetujui gubernur.

“Ya nanti saja ya mbak, kami ajukan dulu ke provinsi, tunggu satu dua hari ini ya,” kilahnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved