Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kurangi Penggunaan Kantong Plastik ASN Kalteng Akan Diwajibkan Pakai Tas Purun  

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, peduli terhadap upaya pengurangan sampah bahan kantong plastik untuk digantikan tas purun dan hasil kerajinan UMKM

Penulis: Pangkan B | Editor: Fathurahman
Fato BI Kalteng untuk Tribunkalteng.com
Gubernur H Sugianto Sabran, saat mencoba hasil kerajinan tangan terbuat dari bahan purun dan rotan UMKM Kalteng saat acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Palangkaraya, Rabu (24/11/2021).         

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, peduli terhadap upaya pengurangan sampah dari bahan kantong plastik yang biasa dipakai untuk berbelanja di pasar untuk digantikan tas purun dan hasil kerajinan UMKM.

Dalam kegiatan pertemuan tahunan Bank Indonesia yang digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Gubernur H Sugianto Sabran meminta kantong plastik diganti dengan tas purun atau tas hasil kerajinan usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat.

Pj Sekda Provinsi Kalteng H Nuryakin, saat menghadiri kegiatan tersebut mengungkapkan, pesan Gubernur Sugianto saat memantau stand UMKM dalam kegiatan tersebut meminta agar warga dan ASN tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk berbelanja.

Dia menegaskan, pihaknya akan mewajibkan khususnya ASN Pemprov Kalteng  untuk penggunaan kantong plastik untuk berbelanja dengan bahan yang ramah lingkungan terutama tas purun maupun tas kerajinan tangan dari rotan untuk membantu UMKM Kalteng.

Baca juga: Ekonomi Kalteng Tumbuh Positif, Digitalisasi Diharapkan Bangkitkan UMKM Kalteng

Baca juga: Danrem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Yudianto Putrajaya Temui Tokoh Pers Kalimantan HG Rusdi Effendi

Baca juga: NEWS VIDEO, Gubernur Sugianto Tertarik Anyaman Rotan UMKM Kalteng di Acara Bank Indonesia

"Beliau berpesan agar kita mengganti bahan plastik dengan tas purun atau tas hasil kerajinan UMKM dari bahan rotan, karena ramah lingkungan dan bisa membantu ekonomi UMKM kita," terangnya.

Nuryakin yang juga Mantan Wakil Bupati Murung Raya ini, mengatakan, pihaknya dengan Perindag maupun Bank Indonesia akan melakukan kampanye besar menggantikan penggunaan kantong plastik dengan tas purun atau tas kerajinan tangan UMKM terbuat dari rotan.

Bukan hanya itu, pihaknya juga akan bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas islam lainnya untuk mengampanyekan penggunaan kopiah dan penutup kepala lawung dari bahan purun dan rotan.

"Kami akan wajibkan ASN Pemprov Kalteng untuk membeli produk kerajinan tangan UMKM Kalteng berupa tas maupun kopiah dan penutup kepala khas daerah Lawung untuk dipakai," terangnya.

Dia menegaskan, sebagai warga Kalimantan Tengah, tentunya harus bangga dalam menggunakan hasil kerajinan khas Kalimantan Tengah tersebut untuk dikampanyekan kepada pihak luar.

Dia menegaskan, sinergitas di daerah dalam masa pandemi Covid-19 sangat diperlukan. Oleh karena itu, koordinasi dan komunikasi yang telah terjalin dengan baik perlu ditingkatkan.

Utamanya dalam mendukung pemberdayaan UMKM Kalimantan Tengah Go Digital melalui belanjakalteng.com. etalase digital produk UMKM dan jasa Pariwisata Kalimantan Tengah. 

Selain itu, dukungan lain dapat kita lakukan dengan membeli produknya, bangga memiliki dan memakai produknya dan membantu memasarkan produk UMKM lokal ke masyarakat luas. 

Tentunya, dalam rangka mencapai pemulihan ekonomi daerah dan tingkat inflasi yang rendah dan stabil, sebagai upaya menekan laju kemiskinan dan pengangguran yang rendah, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.

Seluruh pimpinan di daerah, Kepala Daerah, Instansi Vertikal, pimpinan OPD dan masyarakat di Provinsi Kalimantan untuk terus bersinergi dan ber-inovasi, memberi perhatian lebih pada upaya menjaga dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat Kalimantan Tengah. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved