Breaking News:

Virus Corona

Bukan Hanya Hoaks, Gegara Masalah Ini Masyarakat Kota Enggan Ikut Vaksinasi Covid-19

Tak hanya hoaks, permasalahan ini juga menjadi penyebab masyarakat perkotaan enggan divaksin Covid-19

Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Faturahman
Para pengendara sepeda motor mengikuti kegiatan vaksinasi covid-19 secara drive thru yang diadakan Polda Kalteng di Jalan Yos Sudarso, Palangkaraya, Jumat (23/7/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, JAKARTA  - Tak hanya hoaks, permasalahan ini juga menjadi penyebab masyarakat perkotaan enggan divaksin Covid-19.

Selama ada dugaan banyak masyarakat yang enggan mendapat vaksin karena beredarnya berita hoaks.

Akan tetapi, Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka Devie Rahmawati mengungkap ada permasalahan lain yang menjadi hambatan di kota besar enggan menerima vaksin Covid-19.

Bahkan Devie menyebut, masyarakat di Jakarta dan daerah penyangga, enggan divaksin Covid-19 bukan karena pengaruh berita hoaks.

"Isu bahwa masyarakat enggan vaksin karena misalnya urusan ideologis itu padahal tidak sama sekali. Keengganan masyarakat di Jakarta dan daerah penyangga untuk vaksinasi Covid-19 terkait persoalan teknis," ujarnya dalam kegiatan virtual dialog KCPEN, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: Upaya Pulihkan Ekonomi Kalteng OJK Sediakan 200 Vaksin Bagi Warga Palangkaraya

Baca juga: Kakanwil Kemenkumham Kalteng dan Forkopimda Kalteng Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka 1.000 Dosis

Menurut Devie, berdasarkan pengamatan yang dilakukan pihaknya, masyarakat di kota besar enggan pergi ke sentra vaksinasi karena persoalan teknis.

Seperti tidak memiliki kendaraan untuk mengakses sentra vaksinasi serta keseharian masyarakat adalah pekerja harian.

"Ketika sebuah lokasi vaksinasi itu terpusat maka yang terjadi adalah semua orang menuju di sana lalu muncul antrian ketika antri berarti kan butuh waktu lebih lama untuk bisa mendapatkan kesempatan divaksin bagi saudara-saudara kita yang memiliki pendapatan harian ini tentu saja menyulitkan," jelas Devie.

Untuk itulah, diperlukan strategi yang dapat memudahkan masyarakat menerima vaksinasi Covid-19.

Bekerjasama dengan Polri, stakeholder, sektor swasta lain, Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka membuat sentra vaksinasi yang dekat dengan masyarakat.

Seperti di lokasi pos kamling maupun rumah tokoh masyarakat.

"Sehingga hambatan ongkos untuk ke tempat vaksinasi lalu belum lagi kena antrian lama harus beli makanan lalu kemudian yang ketiga harus kehilangan waktu untuk memperoleh pendapatan itu semua bisa diatasi," ungkap dia.

Melalui strategi ini juga diharapkan dapat mengindentifikasi di setiap wilayah siapa saja warga yang tidak mau divaksinasi.

"Kalau sudah tahu ada yang tidak mau pasien kami lebih mudah melakukan komunikasi sosial untuk mengatasinya," kata Devie. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Penyebab Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved