Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, Camat Pahandut Keluhkan 550 Porsi Makanan, Padahal Pengungsi Tersisa 99 Orang

Banjir Palangkaraya, Camat Pahandut Kota Palangkaraya Berlianto mengeluhkan porsi makanan mereka masak tak sesuai jumlah pengungsi sebanyak 550 porsi

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
tribunkalteng.com/Lamsi
Banjir Palangkaraya, Camat Pahandut Berlianto saat menyampaikan paparan pada rakor tanggap darurat banjir di Pusdalops BPBD Kota Palangkaraya, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Camat Pahandut Kota Palangkaraya Berlianto, keluhkan makanan yang dimasak sebanyak 550 porsi.

Padahal jumlah pengungsi di tempat pengungsian GOR KONI Palangkaraya hanya tersisa 99 orang saja.

Dia mengatakan, data pengungsian dan kebutuhan logistik makanan tidak sesuai yang terdata.

Hal itu disampaikan Berlianto saat rapat koordinasi tanggap darurat bencana banjir di Kota Palangkaraya, Rabu (24/11/2021).

"Dari 99 orang kami harus memasak per sekali makan 550 porsi untuk mencukupinya, ini yang membuat kami bingung kenapa bisa sebanyak itu," ucap Berlianto.

Banjir Palangkaraya sampai saat ini mulai berangsur surut dan membuat sebagian masyarakat banyak yang sudah pulang ke rumah masing-masing.

Berlianto mengatakan sampai saat ini hanya tersisa 99 orang yang masih bertahan di pengungsian.

Ternyata setelah diamati warga yang sudah kembali ke rumahnya masing-masing ketika jam makan.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Air Mulai Surut BPBD Tetap Siap Siaga dan Membantu Warga Pasca Banjir

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Sore Ini Mensos Tri Rismaharini Temui Pengungsi dan Salurkan Bantuan

Mereka (pengungsi) kembali masuk ke posko pengungsian sehingga harus memasak ekstra lebih banyak

"Dengan situasi ini kami keberatan jika harus membiayai sebanyak itu, sangat tidak sebanding dengan masyarakat yang mengungsi," ujar Camat Pahandut ini.

Apalagi dengan informasi Menteri Sosial Tri Rismaharini akan datang ke pengungsian di GOR KONI Palangkaraya, ini membuat pengungsi bertambah banyak.

Selain itu Berlianto juga keluhan stok beras dan mi instant banyak, namun ia merasa kasihan kalau hanya memberikan makanan ke masyarakat yang mengungsi hanya nasi dan mi.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Warga Menghancau dan Memancing di Saluran Air di Seberang Bandara Tjilik Riwut

"Kami merasa kasihan ketika hanya memberikan makanan hanya berupa nasi dan mi secara terus menerus," ungkapnya.

Mendengar hal itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya Emi Abriyani, mengatakan akan membantu menyumbang telur untuk para pengungsi.

"Kalau begitu BPBD Kota Palangkaraya akan membantu tambahan telur untuk kebutuhan para pengungsi yang ada di GOR KONI Palangkaraya," pungkas Emi. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved