Breaking News:

Berita Pulang Pisau

Banjir di Kalteng, Banjir Bukit Rawi Surut Pengendara Waspada Kerusakan Jalan Dampak Banjir

Banjir di Kalteng akibat meluapnya Sungai Kahayan menggenangi Jalan Bukit Rawi sudah surut.Namun jalan di lokasi banyak rusak pengendara berhati-hati

Editor: Fathurahman
Pangkan B / tribunkalteng.com
Kondisi surutnya Banjir Bukit Rawi di kawasan Desa Penda Barania Kabupaten Pulang Pisau mulai kembali normal, namun pengendara harus berhati-hati jalan rusak di kawasan tersebut. 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANG PISAU - Banjir di Kalteng akibat meluapnya Sungai Kahayan yang meluber hingga menggenangi Jalan Trans Kalimantan Poros Tengah Bukit Rawi dan Penda Barania Pulang Pisau sudah, Rabu (24/11/2021) sudah semakin surut.

Para pengendara yang lewat terutama kendaraan roda empat sudah mulai lancar melewati jalan arah Palangkaraya ke Gunung Mas hingga ke kabupaten di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito tersebut.

Namun begitu, dampak yang ditimbulkan akibat luapan air deras Sungai Kahayan di jalur darat tersebut pada terjadinya kerusakan jalan akibat kuatnya arus air sungai yang menyeberang ke jalan beraspal di kawasan tersebut.

Irwansyah, salah satu pengendara yang melintas di jalur tersebut mengungkapkan, saat ini banjir yang mengganangi jalur tersebut sudah surut, namun sejumlah titik jalan yang ada dikawasan tersebut berlubang akibat aspal terkelupas.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Sore Ini Mensos Tri Rismaharini Temui Pengungsi dan Salurkan Bantuan

Baca juga: Jenis Kelamin Mayat Tanpa Kepala di Sampit Ternyata Laki-laki Identitas Korban Masih Misterius

Baca juga: Pemko Palangkaraya Bakal Gelar Operasi Pasar, Tekan Lonjakan Harga Bapok Jelang Natal dan Tahun Baru

"Hati-hati ketika kendaraan lewat jalan bekas luapan banjir, karena jalan berlubang karena aspal terkelupas sehingga jika kendaraan ngebut di lokasi itu rawan kecelakaan atau terjatuh pandai-pandailah memilih jalur," ujar warga Jalan Rajawali Palangkaraya ini.

Sementara itu,  Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol K Eko Saputro menyampaikan banjir yang merendam dua  ruas Jalan tersebut, sejak Minggu (14/11/2021) hingga saat ini debit air mengalami penurunan signifikan.

"Meskipun alami penurunan, kami tetap menghimbau kepada pengendara roda dua  yang akan melintasi banjir agar tetap berhati hati dan waspada karena jalan banyak berlubang," tegas Eko.

Lebih lanjut Eko juga mengatakan, pihaknya tetap turun ke lokasi banjir untuk membantu masyarakat dalam mengatur lalulintas di jalan trans kalimantan poros tengah tersebut agar lalulintas lancar.

"Kami tetap upayakan semaksimal mungkin untuk membantu pengaturan lalulintas lokasi tersebut meski banjir mulai surut demi membantu masyarakat agar lalulintas kendaraan lancar," terangnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved