Breaking News:

Berita Palangkaraya

Polisi Kawal Proses Mediasi Perusahaan Sawit dan Aksi Damai TBBR di Petuk Berunai Palangkaraya

Proses mediasi antara PT MAPA dan aksi kelompok Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR)di Kelurahan Petuk Berunai Palangkaraya, dikawal polisi.

Editor: Fathurahman
ist.Polresta Palangkaraya
Proses mediasi antara Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT MAPA dan TBBR di Kelurahan Petuk Berunai Kecamatan Rakumpit Palangkaraya, Kalteng, Senin (22/11/2021) berjalan aman. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Proses mediasi antara pihak perusahaan perkebunan kalapa sawit PT MAPA dan aksi  kelompok Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR)  di Kelurahan Petuk Berunai Kecamatan Rakumpit Palangkaraya, Kalteng mendapat pengawalan polisi.

Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa tampak memimpin langsung pengamanan jalannya proses mediasi tersebut.

Mediasi yang dilakukan kedua belah pihak dengan pengawalan pihak kepolisian setempat diharapkan memperoleh hasil penyelesaian berdasarkan kesepakatan antar kedua belah pihak.

Selain melakukan pengamanan (pam) aksi damai Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (PM-TBBR) Kalteng.

Polresta Palangkaraya juga mendampingi langsung mediasi yang dilakukan kedua belah pihak tersebut.

Proses mediasi dilakukan antara pihak PT MAPA dan perwakilan massa aksi damai dari PM-TBBR Kalteng, yang digelar di Kantor PT MAPA Kelurahan Petuk Barunai, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Senin (22/11/2021) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Anggota DPRD Minta Pengungsi Taat Pakai Masker di Tempat Penampungan

Baca juga: Banjir Bukit Rawi Penda Barania Terkini, Kendaraan Sudah Bisa Lewat, Ketinggian Air Hanya 20 Cm

Baca juga: Banjir di Kalteng, Antrean di Tumbang Nusa, Pasokan Lambat Harga Ikan Laut di Pasar Besar Naik

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa bersama para sejumlah pejabat utamanya mendampingi berlangsungnya mediasi tersebut, dengan tujuan memperoleh hasil penyelesaian berdasarkan kesepakatan antar kedua belah pihak.

“Kami disini bersikap netral, saya selaku kapolresta akan melakukan penyelidikan internal terkait diskriminasi, kita akan melakukan penyidikan internal apapun hasilnya  itu salah maupun benar akan hasilnya akan kami sampaikan,” ujar perwira berpangkat melati tiga ini.

Dia melanjutkan, terkait laporan yang disampaikan oleh masyarakat itu semua harus ada prosesnya, walaupun akhirnya ada perasaan tidak nyaman, apabila dari masyarakat tidak merasa pas maka kami persilahkan untuk melaporkannya.

“Perlu kita mengurai apa yang terjadi, saya disini bertugas untuk membantu menyelesaikan masalah bukan menambah masalah, Insya Allah permasalahan ini bisa di selesaikan tanpa harus adanya melakukan hal diluar kendali,” tegas Kombes Pol Sandi.

Proses mediasi  berlangsung dengan aman dan kondusif, dengan pengamanan dilakukan oleh personel gabungan dari Sat Brimob, Dit Samapta, Propam dan Intelmob Polda Kalteng, beserta Polresta Palangkaraya dan Polsek Rakumpit. (*) 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved