Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, Sampah Plastik Mendominasi Muncul saat Terjadi Banjir

Banjir Palangkaraya, menyebabkan munculnya sampah plastik yang mendominasi saat terjadi banjir, hal itu diungkapkan kepala DLH Palangakaraya A Zaini

Editor: Sri Mariati
Lamsi/Tribunkalteng.com
Banjir Palangkaraya, truk pengangkut sampah yang disediakan DLH Kota Palangkaraya untuk mengangakut sampah akibat banjir yang merendam Pasar Kahayan, Senin (22/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangkaraya menyebutkan, banjir palangkaraya menyebabkan sampah plastik mendominasi muncul saat terjadi banjir.

“Ya selama banjir palangkaraya kami selalu membersihkan sampah-sampah yang muncul yang terbawa saat terjadi banjir,” ujar Kepala DLH Kota Palangkaraya, Achmad Zaini kepada Tribunkalteng.com, Selasa (23/11/2021).

Achmad Zaini mengatakan, kemunculan sampah saat banjir palangkaraya kebanyakan berasal dari rumah-rumah warga, yang terendam dan terangkat ke permukaan.

“Karena banyak yang muncul atau kami temukan adalah sampah-sampah dari rumah warga,” jelasnya.

Menurutnya, banyaknya limbah sampah plastik tersebut karena warga tidak membuang sampah pada tempatnya.

Kesadaran masyarakat dinilai kurang dalam hal membuang sampah pada tempatnya dengan benar.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Petani Kelurahan Kalampangan Gagal Panen Akibat Banjir Harga Sayur Naik

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Warga Menghancau dan Memancing di Saluran Air di Seberang Bandara Tjilik Riwut

“Terbukti banyaknya sampai maka kesadaran masyarakat kita masih rendah banyaknya sampah plastik yang kita temukan di kolong-kolong rumah,” beber mantan Sekretaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng ini.

Achmad Zaini menjelaskan, selama banjir palangkaraya mereka banyak menerima laporan dari warga untuk meminta petugasnya mengangkut sampah plastik tersebut.

Dari laporan tersebut kawasan atau daerah yang paling banyak penyumbang sampah plastik ada di kawasan Pahandut, Adonis Samad dan Flamboyan Bawah. “Itu hasil inventarisir kami di lapangan selama banjir ini,” ucap Achmad Zaini.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Kepala BNPB Mayjen TNI Suharyanto Beri Bantuan Pengungsi Banjir  

Sementara itu, pihaknya belum bisa menghitung secara keseluruhan berapa volume sampah plastik saat terjadi banjir ini.

Karena proses pemungutan dan pengangkutan masih berjalan selain mereka fokus pada pembersihan saluran primer yang berada di Jalan Sakan.

“Jangan sampai saluran primer yang besar itu malah kemasukan sampah, karena itu menjadi perhatian kita saa banjir seperti ini,” tegas Achmad Zaini. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved