Breaking News:

Berita Kalteng

Banjir di Kalteng, Tumbang Nusa Terendam, Pembeli Tak Masalah Naiknya Harga Ikan Laut di Pasar Besar

Banjir di Kalteng, warga Kota Palangkaraya tak mempermasalahkan harga ikan laut yang naik dari harga normal hal itu diungkap Margharet

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
Lamsi/Tribunkalteng.com
Banjir di Kalteng, aktivitas jual beli Ikan di Pasar Besar Kota Palangkaraya terlihat lancar meskipun pasokan ikan yang datang dari Kalsel terlambat, Selasa (23/11/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pembeli ikan di Pasar Besar Kota Palangkaraya, tidak keberatan dengan naiknya harga ikan akibat Banjir di Kalteng di kawasan Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

Ikan yang harganya naik adalah jenis ikan laut yang didatangkan dari provinsi tetangga Kalimantan Selatan.

Kenaikan harga ikan jenis ikan laut ini disebabkan pengiriman ikan laut yang terhambat akibat Banjir di Kalteng di kawasan Tumbang Nusa.

Banjir di kawasan Tumbang Nusa menyebabkan mobil pikap, yang biasanya mengantar ikan Ke Kota Palangkaraya tidak bisa melewati kawasan banjir ini.

Akhirnya ikan dilakukan secara estafet untuk bisa melewati kawasan banjir ini, dan membuat biaya pengiriman ikan laut bertambah.

Baca juga: Banjir Kalteng, Ketinggian Air Desa Tumbang Nusa Capai 80 Sentimeter

Baca juga: Banjir Kalteng, Antrean Kendaraan Roda 4 Sepanjang 2 Km Dampak Banjir Desa Tumbang Nusa

Baca juga: Banjir Kalteng, Sepanjang 100 Meter Jalan Desa Tumbang Nusa Terendam, Pengendara Diminta Waspada

Satu diantara pembeli Margharet mengatakan, tidak masalah dengan kenaikan harga ikan  laut ini.

"Saya tidak keberatan dengan kenaikan harga ikan disini karena kenaikannya juga tidak terlalu tinggi hanya beberapa ribu rupiah saja," ucapnya kepada TribunKalteng.com Selasa (23/11/2021).

Lebih dari itu ia juga memaklumi kenaikan harga ikan ini karena saat ini Kalimantan Tengah sedang dilanda bencana banjir.

"Maklum saja karena seperti yang kita tau Kalteng ini kan lagi dilanda musibah banir jadi wajar saja bila harga ikan laut sedikit lebih naik daripada harga di hari biasanya," pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa kondisi keterlambatan kedatangan ikan laut di Pasar Besar Kota Palangkaraya ini sudah berlangsung selama 4 hari belakangan ini. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved