Breaking News:

Berita Palangkaraya

NEWS VIDEO, Kebakaran di Palangkaraya, Penghuni Rumah Penyimpanan BBM Kabur Saat Api Berkobar

Kebakaran di Palangkaraya tepatnya di kawasan Jalan Banteng Ujung, Minggu (21/11/2021) diduga berkaitan dengan aksi penimbunan BBM

Penulis: Pangkan B | Editor: Dwi Sudarlan
Tribun Kalteng/Pangkan Bangel
Kebakaran di Palangkaraya, situasi pemadaman kobaran api yang berlangsung selama 45 menit di kawasan Jalan Banteng Ujung, Palangkaraya, Minggu (21/11/2021) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kebakaran di Palangkaraya tepatnya di kawasan Jalan Banteng Ujung, Minggu (21/11/2021) diduga berkaitan dengan aksi penimbunan bahan bakar minyak (BBM).

Berdasar penuturan warga setempat, api diduga berasal dari samping rumah yang dijadikan gudang penyimpanan BBM.

Sebelumnya, pada 13 Oktober 2021 lalu, juga terjadi kebakaran mobil pick up bermuatan BBM di Jalan Willem AS. 

Pada kebakaran itu, sang sopir sempat kabur.

Demikian pula yang terjadi di kebakaran Jalan Banteng Ujung, Minggu malam.

Baca juga: Kebakaran di Palangkaraya, Perempuan Lansia Selamat dari Kobaran Api di Jalan Banteng Ujung

Baca juga: Breaking News: Bangunan dan Mobil Terbakar di Jalan Banteng Ujung Palangkaraya Malam Ini

Menurut para warga, penghuni rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan BBM juga kabur menggunakan mobil dan sepeda motor

“Menurut saksi yang berada di dekat lokasi kebakaran, api bermula dari rumah yang diduga pelangsir BBM,” ungkap Komandan Rescue Damkar Kota Palangkaraya, Sucipto.

Sementara penghuni salah satu rumah yang terbakar, Rantia mengungkapkan, sebelum terjadi kebakaran, ada aktivitas bongkar rumah di halaman samping rumah yang dijadikan gudang BBM itu.

Tiba-tiba terdengar suara ledakan disusul kobaran api besar yang membakar mobil pick up di depan rumah gudang serta dua rumah kontrakan.

Ditambahkan Sucipto, mobil pick up yang terbakar bermuatan tangki 1.050 liter dan beberapa drum 200 liter.

Selain itu juga ditemukan 8 drum berukuran 200 liter di halaman samping rumah yang dijadikan gudang penyimpanan BBM itu.

"Saya belum bisa memastikan ada tidaknya isi dalam tangki dan drum-drum tersebut," ucap Sucipto.

Api yang mulai berkobar pada pukul 20.20 WIB baru bisa dipadamkan sekira 45 menit kemudian. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved