Berita Palangkaraya

Kebakaran di Palangkaraya, Ini Penuturan Warga Sekitar Mengenai Penghuni Kontrakan Diduga Gudang BBM

Kebakaran di Palangkaraya, penuturan warga sekitar yang rumah kontrakannya terbakar Delita Wati Manulang, penghuni rumah tersebut pulang 3 hari sekali

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Kebakaran di Palangkaraya, rumah kontrakan sekaligus warung milik Delita Wati Manulang pasca kebakaran, Senin (22/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Delita Wati Manulang satu diantara penghuni yang rumahya Kebakaran di Palangkaraya, di Jalan Banteng Ujung, Minggu (21/11/2021).

Delita Wati Manulang mengaku masih syok akibat kejadian Kebakaran di Palangkaraya yang menghanguskan Rumah kontrakan sekaligus warungnya.

“Saat kejadian Kak Rantia tiba-tiba keluar rumah, sedangkan saya dan yang lainnya selesai makan malam sedang menonton televisi,” ungkap kepada Tribunkalteng.com, Senin (22/11/2021).

Ujarnya, saat keluar rumah, Rantia salah satu penghuni dan seorang Pendeta, berteriak bahwa rumah sebelah diduga gudang BBM terbakar.

Delita yang berlari keluar melihat api sudah sangat besar membakar Rumah kontrakan di sebelah.

“Saya pas lihat api langsung teriak ke tetangga di sebelah, mereka langsung keluar rumah lalu membawa 2 mobil dan 1 motor,” jelas Delita Wati Manulang.

Baca juga: Kebakaran di Palangkaraya, Perempuan Lansia Selamat dari Kobaran Api di Jalan Banteng Ujung

Baca juga: Kebakaran di Palangkaraya, Api Mengamuk di Jalan Anggrek, Berasal dari Rumah Kosong

Saat ditanya mengenai identitas penghuni rumah gudang BBM, Delita juga tidak mengetahuinya.

“Kami memang bertetangga, tapi kami tidak kepo karena bekerja masing-masing,” ungkapnya.

Namun Delita Wati Manulang yang membuka warung kopi di Rumah kontrakan, menjelaskan bahwa tetangga tersebut bukan orang asli setempat.

“Mereka bukan orang sini, tapi kalau dari logatnya bisa saya pastikan mereka orang daerah lain,” ucapnya.

Penghuni rumah yang diduga gudang BBM, sering berbelanja ke warung Delita Wati Manulang. Kadang mereka beli kopi, minuman berenergi, dan mie instan.

“Dari situlah penghasilan terbesar saya selama membuka warung,” katanya.

Delita Wati Manulang juga menjelaskan bahwa tetangga mereka tersebut sangat ramah dan baik.

Bahkan tetangga tersebut sering menitipkan kunci rumah, karena listrik dan pompa air berpusat di rumah yang diduga gudang BBM.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved