Gejala Kanker Paru-paru yang Dialami Legenda Pebulutangkis Verawaty Fajrin Sebelum Meninggal

Legenda pebulutangkis putri Indonesia Verawaty Fajrin meninggal Minggu (21/11/2021) setelah berjuang melawan Kanker Paru-Paru

Editor: Dwi Sudarlan
tangkapan layar twitter @bandmintontalk
Legenda pebulutangkis putri Indonesia Verawaty Fajrin meninggal dunia, Minggu (21/11/2021) setelah berjuang melawan kanker paru-paru 

Subtipe utama NSCLC adalah adenokarsinoma, karsinoma sel skuamosa, dan karsinoma sel besar.

Subtipe ini, yang dimulai dari berbagai jenis sel paru-paru dikelompokkan bersama sebagai NSCLC karena pengobatan dan prognosisnya (pandangan) seringkali serupa.

Jenis kanker paru-paru ini terjadi terutama pada orang yang saat ini merokok atau sebelumnya merokok, tetapi juga merupakan jenis kanker paru-paru yang paling umum terlihat pada orang yang tidak merokok.

Ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria, dan lebih mungkin terjadi pada orang yang lebih muda daripada jenis kanker paru-paru lainnya.

- Kanker paru-paru sel kecil (SCLC)

Sekitar 10% sampai 15% dari semua kanker paru-paru adalah SCLC dan kadang-kadang disebut kanker sel oat.

Jenis kanker paru-paru ini cenderung tumbuh dan menyebar lebih cepat daripada NSCLC.

Sekitar 70% orang dengan SCLC akan memiliki kanker yang telah menyebar pada saat mereka didiagnosis.

Karena kanker ini tumbuh dengan cepat, ia cenderung merespon dengan baik terhadap kemoterapi dan terapi radiasi.

Pencegahan Penyakit Kanker Paru-Paru

Berikut ini pencegahan penyakit kanker paru mengutip dari Mayoclinic

1. Jangan merokok.

2. Berhenti merokok.

3. Hindari asap rokok.

4. Hindari karsinogen di tempat kerja.

5. Makan makanan yang penuh dengan buah-buahan dan sayuran.

6. Hindari mengonsumsi vitamin dalam dosis besar dalam bentuk pil, karena dapat berbahaya.

Misalnya, para peneliti yang berharap dapat mengurangi risiko kanker paru-paru pada perokok berat memberi mereka suplemen beta karoten.

Hasil penelitian menunjukkan suplemen justru meningkatkan risiko kanker pada perokok.

7. Berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu.

Jika Anda tidak berolahraga secara teratur, mulailah perlahan-lahan, cobalah untuk berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gejala, Faktor Penyebab hingga Cara Cegah Kanker Paru, Jenis Kanker Nomor 1 pada Laki-laki Indonesia

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved