Breaking News:

Berita Palangkaraya

Diduga ODGJ, Kakek 85 Tahun Ditemukan Mengapung di Lokasi Banjir Gang Madura Palangkaraya

Ditemukan mayat mengapung di lokasi banjir di jalan Dr Murjani belakang Bengkel Subur Ban, di Gang Madura mayat berinisia M (85) diduga ODGJ

Editor: Sri Mariati
ISTIMEWA
Kondisi M usia kurang kebih 80 tahun yang ditemukan meninggal dunia di rumah kosong di Jalan Dr Murjani, Gang Madura, belakang Bengkel Subur Ban, Kota Palangkaraya, Sabtu (20/11/2021) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Warga Jalan Dr Murjani Gang Madura, tepatnya di belakang Bengkel Subur Ban, Kota Palangkaraya mendadak geger, Sabut (20/1/2021).

Pasalnya ditemukan mayat mengapung di lokasi banjir yang cukup parah melanda kawasan tersebut.

Sontak saja mendengar kabar tersebut warga sekitar pun beramai-ramai untuk melihat sosok mayat tersebut.

Petugas kepolisian dibantu tim Emergency Respon Palangkaraya (ERP) dan relawan setempat, langsung mengevakuasi jasad mayat dari Gang Madura tersebut.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Pahandut AKP Sosilawati mengatakan, mayat tersebut berinisial M (85). Yang diduga korban orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Sebab, menurut AKP Sosilawati keterangan dari keluarga korban ini , yang bersangkutan pernah dirawat di RSJ Kalawa Atei.

Baca juga: Mayat di Palangkaraya, Beberapa Hari Tidak Terlihat Kakek Ini Ditemukan Tewas di Dalam Rumah Sewaan

Baca juga: Warga Duduk di Taman Kota Palangkaraya Tanpa Masker Ditegur Petugas Patroli Malam

Dua hari lalu korban oleh pihak keluarga untuk dibawa pulang dirawat di rumah saja, dan menempati rumah kosong di kawasan Jalan Dr Murjani tersebut.

“Dari keterangan korban ini ada mengalami gangguan jiwa dan dirawat di RSJ Kalawa Atei,” ucapnya, kepada awak media, Sabtu (20/11/2021).

DIjelaskannya, karena dua hari korban tidak terlihat oleh keluarga dan berinisiatif untuk mencari korban, dan menemukan sudah dalam mengapung di lokasi banjir kawasan ini.

“Salah satu pihak keluaga mengecek keberadaan korban dan menemukan korban mengapung di lokasi banjir itu,” beber AKP Sosilawati.

Baca juga: Tim Rescue Damkar Kota Palangkaraya Evakuasi Biawak dan Sarang Tawon dari Laporan Warga

Pihaknyapun belum bisa memastikan penyebab kematian korban, sehingga harus menunggu hasil forensik.

Namun kuat dugaan, korban ini kemungkinan menceburkan diri ke dalam air, karena keterangan awalnya korban mengalami ODGJ.

“Sehingga untuk akal sehat belum normal, kemungkinan yang bersangkutan menceburkan diri ke dalam air karena korban dalam berada sendirian di rumah,” pungkas AKP Sosilawati. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved