Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, Tempat Pengungsian SDN 1 Langkai Penuh Dipindah ke GOR KONI

Banjir Palangkaraya, Kecamatan Pahandut memindahkan para pengungsi ke GOR KONI Palangkaraya sebab tempat pengungsian di SDN 1 Langkai penuh pengungsi

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Banjir Palngkaraya, situasi di tempat pengungsian GOR KONI Palangkaraya, warga Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Jumat (19/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Warga Kecamatan Pahandut yang terdampak banjir palangkaraya, mengungsi di GOR KONI Palangkaraya.

Sebelumnya warga banjir palangkaraya ada di Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya tinggal di penampungan pengungsian di SDN 1 Langkai

Karena semakin banyak warga yang terdampak banjir, otomatis tempat penampungan pengungsian menjadi kelebihan kapasitas.

Sehingga pihak Kecamatan Pahandut mengambil kebijakan untuk memindahkan pengungsi ke GOR KONI Palangkaraya yang tempatnya lebih luas dan layak di tempati.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kelurahan Langkai Sri Wanti mengatakan, pengungsi dipindahkan sejak Rabu (17/11/2021) lalu.

“Pengungsi banjir tidak hanya dari Kelurahan Langkai, tapi dari berbagai kelurahan yang ada di Kecamatan Pahandut,” ungkap Sri Wanti kepada Tribunkalteng.com.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Air Kawasan Flamboyan Bawah Berangsur Surut, Warga Takut Air Kembali Naik

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Pasar Kahayan Terendam Pedagang Terpaksa Berjualan di Selasar Gedung

Menurutnya, terdapat 876 Kepala Keluarga (KK) atau 2.611 jiwa yang terdampak banjir. Pengungsi sudah mendapatkan bantuan.

Meski terdapat 2.611 jiwa yang berada di posko pengungsian, namun tidak semua yang tinggal di posko pengungsian.

“Posko di isi sekira 200 lebih warga, terdapat sekira 20 anak-anak dan 3 bayi,” ujar Sri Wanti.

Bantuan dari Gubernur, Walikota, Danrem, Dandim, Dinas Sosial, dan warga Kota Palangkaraya.

Bantuan yang diberikan berupa Sembako, nasi bungkus, selimut, bantal, dan obat-obatan.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Sebagian Pegawai UPTD Pasar Kahayan WHF, Pelayanan Publik Terganggu

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Warga di Posko Pelabuhan Rambang Mulai Diserang Penyakit Gatal-Gatal dan Flu

“Bantuan yang kami terima sudah terpenuhi. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu,” ungkap Sri Wanti.

Selain itu, terdapat dapur umum dan gudang penyimpanan di posko pengungsian. Ibu-ibu gotong royong memasak untuk makan,

Walaupun terkadang mereka juga mengumpulkan uang untuk membeli sayur-sayuran.

“Saya berharap banjir lekas surut, sehingga warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing. Serta dapat menjalankan aktivitas seperti biasa,” tutup Sri Wanti.

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved