Berita Pulang Pisau

Banjir di Kalteng Terkini, 1 Jam Lebih Tunggu Giliran Masuk Jembatan Tumbang Nusa, Antrean Mengular

Bagi yang ingin meninggalkan Kota Palangkaraya melalui jalur Jembatan Tumbang Nusa, disarankan bersabar karena antrean mengular, lebih dari 1 jam

Editor: Dwi Sudarlan
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Banjir Kalteng, mobil dan truk dari Kota Palangkaraya menuju Jembatan Tumbang Nusa harus menerobos banjir dengan ketinggian bervariasi dengan tertinggi 80 sentimeter 

TRIBUNKALTENG.COM, PULANG PISAU - Banjir di Kalteng, bagi yang ingin meninggalkan Kota Palangkaraya melalui jalur Jembatan Tumbang Nusa, disarankan bersabar karena antrean mengular, lebih dari 1 jam.

Pagi ini Jumat (19/11/2021), berdasar penyusuran Tribunkalteng.com, saat ini ada 3 titik lokasi dari Kota Palangkaraya menuju Jembatan Tumbang Nusa yang tergenang air akibat Banjir di Kalteng, bahkan di antaranya cukup dalam, mencapai lutut orang dewasa.

Di kawasan Kalampangan, Sebangau, ada 2 lokasi yang tergenang Banjir di Kalteng namun tidak mencapai lutut orang dewasa.

Meski demikian, arus kendaraan harus berjalan agak lamban karena padat merayap.

Baca juga: Banjir di Kalteng, Ini 7 Titik Jalan Terendam Air Menuju Jembatan Tumbang Nusa dari Palangkaraya

Baca juga: Banjir Kalteng, Ketinggian Air Desa Tumbang Nusa Capai 80 Sentimeter

Baca juga: Banjir Kalteng, Antrean Kendaraan Roda 4 Sepanjang 2 Km Dampak Banjir Desa Tumbang Nusa

Lokasi genangan tertinggi yang di pada titik terdalam melebihi lutut orang dewasa berada di jarak sekitar 500 meter dari Jembatan Tumbang Nusa dari arah Palangkaraya.

Antrean panjang kendaraan bermotor pun terjadi karena petugas melakukan buka-tutup arus lalu lintas dari dan menuju ke Jembatan Tumbang Nusa.

Di kawasan Desa Tumbang Nusa, Pulang Pisau ini, sepeda motor sebenarnya masih bisa lewat tetapi mesti hati-hati dan lihai mengendarai karena kalau tidak bisa terpeleset oleh arus atau mesin mati.

Akan lebih aman melihat kondisi air yang perlahan meninggi, disarankan diangkut menggunakan pick up atau perahu.

Antrean truk dan mobil yang menunggu giliran menerobos banjir di kawasan ini mengular sampai sekira 2 km (kilometer).

Berdasar pantauan termasuk Tribunkalteng.com, banyak mobil sebelum menerobos banjir memasang kain atau spanduk di bagian depan untuk mencegah air masuk bagian mesin.

Tim Tribunkalteng.com memasang kain di depan mobil sebelum menerobos banjir di kawasan Desa Tumbang Nusa, sebelum Jembatan Tumbang Nusa dari arah Palangkaraya, Jumat (19/11/2021) pagi.
Tim Tribunkalteng.com memasang kain di depan mobil sebelum menerobos banjir di kawasan Desa Tumbang Nusa, sebelum Jembatan Tumbang Nusa dari arah Palangkaraya, Jumat (19/11/2021) pagi. (Tribun Kalteng/Fahmi Setiadi)
Halaman
123
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved