Breaking News:

Berita Kalteng

Banjir di Kalteng, Gubernur H Sugianto Sabran Minta Bupati dan Wali Kota Fokus Urusi Banjir  

Banjir di Kalteng, Gubernur Sugianto Sabran meminta Bupati dan Wali Kota di Kalteng tidak keluar daerah tapi fokus tangani dampak banjir di daerahnya.

Penulis: Fathurahman | Editor: Fathurahman
Dinas PUPR Provinsi Kalteng
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran saat pantau Jalan Trans Kalimantan kawasan Penda Barania Bukit Rawi yang selalu banjir di kala musim hujan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -Banjir di Kalteng semakin meluas  sehingga menjadi perhatian serius Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran.

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini meminta Bupati dan Wali Kota  tetap berada di Kabupaten dan Kota yang dipimpinnya.

Dia menegaskan bupati dan wali kota tidak keluar daerah jika tidak penting karena saat ini wajib fokus mengurusi masalah banjir yang melanda daerahnya masing-masing.

Dia menegaskan, saat ini warga Kalteng sangat memerlukan bantuan dan perhatian kepala daerah masing-masing untuk mengurusi masalah banjir sehingga menjadi kewajiban bupati atau wali kota untuk fokus membantu warganya.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Ibu dan Anak di Pahandut Seberang Terseret Deras Arus Air saat Melintas

Baca juga: Banjir Palangkaraya, 450 KK di Kawasan Bengaris, Kelurahan Tanjung Pinang Juga Terdampak Banjir

Baca juga: Banjir Palangkaraya, GOR KONI Palangkaraya Digunakan untuk Penampungan Pengungsian Korban Banjir

Hal itu diungkapkan, H Sugianto Sabran saat memimpin Rakor Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam penanganan bencana alam dan bencana non alam di Kalteng , bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (17/11/2021).

Rakor dihadiri Wakil Gubernur Kalteng, anggota Forkopimda Wali Kota Palangkaraya Pj Sekretaris Daerah, serta Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan Instansi vertikal terkait Provinsi  Kalteng yang hadir secara virtual.

H Gubernur Sugianto, mebyatakan, saat kondisi bencana banjir seperti ini, Pimpinan Daerah masing-masing agar berada di tempat, tidak perlu melakukan perjalanan ke luar daerah yang tidak perlu.

Dia menegaskan saat ini warga Kalteng sedang menghadapi cobaan berat berupa banjir terjadi dibanyak tempat sehingga kepala daerah harus fokus melayani masyarakat yang tertimpa musibah tersebut.

Dia mengatakan, harusnya kepala daerah malu dengan masyarakatnya yang lagi berjuang menghadapi bencana banjir tapi malah ada bupati melakukan perjalanan.

"Sikap seperti itu tidak konsisten dengan janji dan sumpah jabatan yang dia ucapkan selaku pelayan rakyat," tegas Sugianto orang nomor satu di Kalimantan Tengah ini menimpali. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved