Breaking News:

Berita Kalteng

Banjir di Kalteng, 6 Daerah di Kalteng Dilanda Banjir Diperkirakan Ribuan Warga Mengungsi

Banjir di Kalteng terjadi akhir tahun 2021 ini membawa dampak bagi warga Bumi Tambun Bungai. Diperkirakan ada ribuan warga mengungsi akibat banjir.

Penulis: Fathurahman | Editor: Fathurahman
Sri/Tribunkalteng.com
Banjir Palangkaraya, situasi posko pengungsian di Pasar Kahayan akibat rumah warga Mendawai yang terendam banjir, Selasa (16/11/2021) malam. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Banjir di Kalteng yang terjadi di akhir tahun 2021 ini membawa dampak cukup parah bagi warga Bumi Tambun Bungai. Diperkirakan ada ribuan warga terdampak banjir terpaksa mengungsi.

Korban banjir tidak hanya mengungsi di tempat-tempat pengungsian yang disediakan pemerintah saja tetapi lebih banyak lagi yang mengungsi di rumah keluarganya untuk menghindari banjir.

"Aku tetap tinggal di rumah untuk menjaga barang di dalam rumah, namun anak dan istriku saat ini mengungsi di penampungan korban banjir yang disediakan pemerintah," ujar Sugian warga Jalan Anoi Kelurahan Palangka Kecamatan Jekan Raya Palangkaraya, Kamis (18/11/2021).

Sugian hanya merupakan satu dari sekian ribu korban banjir akibat sungai meluap yang terjadi di Kalimantan Tengah. Ketinggian air si rumahnya mencapai 1 meter lebih sehingga anak dan istrinya menungsi.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Ibu dan Anak di Pahandut Seberang Terseret Deras Arus Air saat Melintas

Baca juga: Banjir Palangkaraya, RS Doris Sylvanus Siap Bantu Penanganan Warga Terdampak Banjir Kalteng

Baca juga: Banjir di Kalteng, Gubernur H Sugianto Sabran Minta Bupati dan Wali Kota Fokus Urusi Banjir  

Dia mengatakan, tidak bisa bekerja karena lokasi permukiman di tempatnya sedang dilanda banjir parah."Selama seminggu ini aku ga kerja karena debit air tinggi, aktifitas keluar rumah sementara stop dulu," katanya lagi.

Sementara itu, banjir yang terjadi di Kalimantan Tengah, terdata terjadi di enam daerah yakni satu kota dan enam kabupaten sehigga pemerintah setempat lagi fokus melakukan penangananya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Kalimantan Tengah, Kabupaten yang terdampak diantaranya Kabupaten Katingan yang meliputi 12 kecamatan dengan jumlah warga terdampak 34.335 jiwa.

Sedangkan Kabupaten kotawaringin Timur meliputi 8 kecamatan dengan jumlah warga terdampak 11.272 jiwa, untuk Kabupaten Barito Selatan meliputi 3 kecamatan.

Kabupaten Kapuas meliputi 6 kecamatan dengan jumlah warga terdampak 8.082 jiwa, demikian juga Kabupaten Pulang Pisau meliputi 3 kecamatan dengan jumlah warga terdampak 3.200 jiwa.

Sedangkan , Kota Palangkaraya meliputi 4 kecamatan dengan jumlah warga terdampak 10.619 jiwa, sehingga total warga terdampak berjumlah 67.508 jiwa. (*)
 

 

 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved