Breaking News:

Berita Palangkaraya

NEWS VIDEO, Banjir Palangkaraya, Tak Pernah Terjadi Selama 20 Tahun Kawasan Pahandut Seberang

Banjir Palangkaraya, Warga Pahandut Seberang Tadarus mengatakan, selama 20 tahun baru kali ini banjir paling parah melanda kawasan tersebut

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Banjir Palangkaraya juga menerjang kawasan Pahandut Seberang setinggi lutut kaki orang dewasa disertai dengan arus kencang. Mobil mencoba menerobos banjir di kawasan Pahandut Seberang, Rabu (17/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Banjir Palangkaraya,  ibu kota Kalimantan Tengah (Kalteng) saat ini  dikepung banjir di berbagai titik, menyebabkan sebagian warga terpaksa mengungsi akibat banjir ini.

Kiriman air dari berbagai wilayah di Kalteng terjadi banjir termasuk Banjir Palangkaraya, membuat Jalan Trans Kalimantan Tumbang Nusa dan Jalan Trans Kalimantan Desa Penda Barania Bukit Rawi banjir.

Belum surut banjir di Jalan Trans Kalimantan Desa Penda Barania Bukit Rawi, Banjir Palangkaraya sudah merendam Jalan Pahandut Seberang.

Tepatnya Jalan Pahandut Seberang, Pahandut, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Banjir setinggi lutut orang dewasa merendam wilayah Pahandut Seberang, Rabu (17/11/2021).

Tadarus (51) keluhkan adanya banjir yang merendam kawasan rumahnya dan Jalan Pahandut Seberang.

“Selama 20 tahun saya hidup di daerah ini, baru pertama kali kawasan ini terendam banjir,” keluhnya saat dibincangi Tribunkalteng.com.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, 300 KK Mengungsi ke Posko Pengungsian di Dermaga Pelabuhan Rambang

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Warga Ponton Mulai Mengungsi, Tinggi Air Sepinggang Orang Dewasa

Banjir dari luapan Sungai Kahayan, membuat arus lalu lintas di kawasan Pahandut Seberang terhambat.

“Banjir sepanjang 1 Km ini mengganggu aktivitas warga di sekitar, banyak sekali keluhan warga mengenai banjir yang tidak pernah ada di daerah ini,” ungkap Tadarus.

Banjir sudah merendam kawasan Pahandut Seberang pada, Sabtu (13/11/2021).

“Sudah dari hari Sabtu kemarin, namun paling parah dari hari Senin pagi,” ungkap Tadarus.

Tambahnya, berdekatan dengan Sungai Kahayan, banjir setinggi lutut orang dewasa disertai dengan arus kencang.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, PDAM Sediakan Air Bersih untuk Keperluan Warga Terdampak

“Banjir setinggi lutut, lalu ada arusnya juga. Ini bahaya bagi pengendara,” ungkap Tadarus.

Motor yang hendak melintas harus menggunakan jasa angkutan, untuk melintas kawasan banjir Pahandut Seberang.

“Untuk motor harus menggunakan angkutan untuk menyeberang. Mobil masih bisa melintas, namun hati-hati jika mogok. Semoga banjir cepat surut, kasihan warga yang terdampak oleh banjir,” tutup Tadarus

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved