Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, Debit Air Kawasan Ponton Tinggi, Warga Buat Dipan Sementara untuk Istirahat

Banjir Palangkaraya kian meninggi akibat luapan Sungai Kahayan, warga kawasan Ponton membuat Dipan atau Katil dijadikan tempat istirahat sementara

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Sri Mariati
Lamsi/Tribunkalteng.com
Warga Pontonm Rindang Banua saat membuat Katil/Dipan (red; ranjang darurat) untuk dijadikan tempat beristirahat sementara banjir ini, Senin (15/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Banjir Palangkaraya kian meninggi. Luapan Sungai Kahayan akibat hujan yang mengguyur Kota Cantik dan sekitarnya.

Satu diantara kawasan yang terendam banjir adalah kawasan Ponton, Rindang Banua.

Banjir Palangkaraya sudah merendam beberapa rumah warga sehingga pemilik rumah mengungsikan barang dari dalam rumahnya di kawasan tersebut.

Di kawasan ini sebelumnya air hanya merendam rumah yang rendah dan dekat bantaran Sungai Kahayan.

Namun pada hari ini Senin (15/11/2021) banjir sudah menggenangi rumah warga yang lebih tinggi.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Kapolda Kalteng Langsung Turun Beri Bantuan ke Warga Mendawai

Hujan yang turun sejak malam hingga pagi hari ini membuat debit air meninggi dengan cepat dan arus airnya deras mengalir.

Di titik terdalam di titian yang menghubungkan rumah warga dan jalan banjir sudah setinggi lutut orang dewasa.

Sehingga warga membuat Katil atau Dipan (red; ranjang darurat) untuk tempat tidur sementara di dalam rumahnya.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Dua RT Rumah Warga Tumbang Rungan Bantaran Sungai Kahayan Terendam Banjir

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Dua Remaja Penyandang Disabilitas Dievakuasi dari Pertokoan Flamboyan Bawah

"Air dengan cepat meninggi, sehingga kami membuat Katil atau Dipan untuk dijadikan tempat beristirahat sementara banjir ini," kata Sulaiman alias Utuh warga Rindang Banua.

Katil atau Dipan ini dibuat menggunakan kayu menyerupai ranjang dengan tinggi sekitar setengah meter dari permukaan banjir.

"Katil atau Dipan ini dibuat lebih tinggi selain menghindari banjir juga menghindari binatang liar yang bisa kapan saja masuk rumah ini," tambahnya.

Pantauan TribunKalteng.com, arus air yang ada di Kawasan ini sangat deras namun tetap saja banyak anak-anak berenang dan bermain air.

Diharapkan untuk orang tua yang mempunyai anak selalu waspada dan menjaga anaknya ketika banjir ini, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved