Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, 10.739 Jiwa di 17 Kelurahan di Kota Cantik Terdampak

Banjir Palangkaraya menyebabkan 17 kelurahan dan 10.739 jiwa terdampak banjir jumlah berdasarkan data 14 November diterima BPBD kota akan bertambah

Editor: Sri Mariati
IST/Kecamatan Pahandut
Akses Jalan Permukiman warga di Kelurahan Pahandut Seberang terendam air akibat luapan Sungai Kahayan, Minggu (14/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Diperkirakan ada 10.739 jiwa di 17 kelurahan, yang terdampak akibat banjir yang terjadi di Kota Palangkaraya hingga saat ini.

Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin mengatakan, untuk laporan dan data yang terdampak terus didata jumlahnya.

“Total sampai saat ini laporan dari BPBD Kota Palangkaraya ada 17 kelurahan yang terdampak,” ucapnya kepada Tribunkalteng.com, Senin (15/112021).

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Palangkaraya Emi Abriyani, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Heri Fauzi mengatakan, berdasarkan laporan 17 kelurahan yang terdampak ialah.

Kelurahan Marang ada 432 jiwa, Banturung 245 jiwa, Sei Gohong 58 jiwa, Tumbang Tahai 415 jiwa.

Tangkiling 515 jiwa, Petuk Katimpun 210 jiwa, Bukit Tunggal 616 jiwa, Palangka 1.869 jiwa.

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Terkurung Banjir di Rumah Flamboyan Bawah Nenek Berusia 71 Tahun Dievakuasi

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Wali Kota Fairid Naparin Kembali Menetapkan Darurat Banjir

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Kawasan Pasar Kahayan Terendam Air Setinggi Betis Orang Dewasa

Tumbang Rungan 285 jiwa, Pahandut Seberang 534 jiwa, Pahandut 1.000 jiwa, Danau Tundai 221 jiwa.

Kameloh Baru 800 jiwa, Bereng Bengkel 1.028 jiwa, Tanjung Pinang 305 jiwa, Kalampangan 900 jiwa, dan Langkai 1.306 jiwa.

“Data laporan tersebut kami catat berdasarkan tanggal 14 November 2021, dan jumlahnya akan terus bertambah seiring dengan kondisi debit air yang semakin tinggi,” beber Heri Fauzi.

Pihak Kecamatan Pahandut bersama Babinsa memantau wilayah banjir yang terjadi di Kelurahan Pahandut Seberang, Minggu (14/11/2021) lalu.
Pihak Kecamatan Pahandut bersama Babinsa memantau wilayah banjir yang terjadi di Kelurahan Pahandut Seberang, Minggu (14/11/2021) lalu. (IST/Kecamatan Pahandut)

Adapun daerah yang terdampak banjir cukup parah berada di Kecamatan Jekan Raya dan Pahandut.

Sebab menurut Heri Fauzi dua wilayah tersebut berada tepat di alur bantaran Sungai Kahayan.

“Sehingga saat ini kami bersama instansi terkait terus melakukan evakuasi warga yang masih terjebak banjir di rumah masing-masing,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved