Breaking News:

Berita Palangkaraya

Banjir Palangkaraya, Warga Permukiman Padat Penduduk Rindang Banua (Ponton) Ungsikan Barang

Banjir Palangkaraya, hujan yang mengguyur Kota Palangkaraya beberapa hari ini menyebabkan debit air Sungai Kahayan meninggi dan meluber ke rumah warga

Penulis: Muhammad Lamsi | Editor: Fathurahman
Tribun Kalteng/Muhammad Lamsi
Banjir Palangkaraya, warga melintasi banjir yang terjadi di Kawasan Ponton (Rindang Banua), Kecamatan Pahandut, Kota Palangkaraya, Minggu (14/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Banjir Palangkaraya, hujan yang terus menerus mengguyur Kota Cantik Palangkaraya dalam beberapa hari ini menyebabkan debit air Sungai Kahayan meluap.

Beberapa titik kawasan Kota Palangkaraya kondisi debit air kian tinggi dan menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.

Satu diantara kawasan yang terendam banjir adalah Kawasan Ponton (Rindang Banua) yang saat ini air sudah merendam beberapa rumah warga sehingga  pemilik rumah mengungsikan barang dari dalam rumahnya.

Kawasan yang berada di pinggiran sungai kahayan ini memang setiap musim hujan bagi rumah warga yang rendah akan terendam banjir.

Baca juga: Sungai Kahayan Meluap, Sebagian Anak Tangga di Bawah Jembatan Kahayan Terendam Air

Baca juga: NEWS VIDEO, Sungai Kahayan Palangkaraya Meluap Permukiman Flamboyan Bawah Terendam

Baca juga: Air Sungai Kahayan Naik, Warga di Daerah Bantaran Sungai Waspada

Banjir kali ini sudah meninggi sehingga sebagian jalan titian yang menghubungkan jalan dan rumah warga yang kini terendam oleh banjir.

Pantauan TribunKalteng.com pada Minggu (14/11/2021) ketinggian air di kawasan Ponton ini setinggi betis orang dewasa.

Warga Ponton Nor Laila mengatakan bagian rumahnya seperti kamar mandi dan WC- nya kini terendam banjir.

"Kamar mandi dan WC rumah kami sekarang sudah terendam banjir, padahal banjir sebelumnya  tidak pernah terkena banjir," ucapnya pada TribunKalteng.com, Minggu (14/11/2021).

Ia juga mengungkapkan air meninggi dengan cepat akibat hujan yang mengguyur dengan waktu yang cukup lama.

"Airnya meninggi dengan cepat karena hujan dari subuh sampai sekarang tidak berhenti," ungkap ibu 2 anak ini.

Banjir dikawasan ini pun menyebabkan sebagian jalan ditutup agar tidak ada pengendara motor ataupun mobil yang melewati jalan ini.

"Air sudah tinggi dan jalan disini kita tutup, karena terlalu bahaya jika diterobos oleh pengendara motor ataupun mobil," ungkap salah satu warga di Kawasan ini, Ahmad Yani. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved