Breaking News:

Berita Gunung Mas

Kepala BPBD Gunung Mas Champili: Kahayan Hulu Berpotensi Terjadi Banjir Bandang

Kabupaten Gunung Mas sangat berpotensi terjadinya banjir bandang akibat luapan Sunga Kahayan apabila terjadi hujan lebat di Hulu Kayahan

Editor: Sri Mariati
IST
Banjir di Kelurahan Tumbang Talaken, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis (11/11/2021) lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, GUNUNG MAS – Hujan lebat yang terjadi di Kabupaten Gunung Mas, beberapa hari sangat berpotensi akan terjadinya banjir bandang. Terutama di daerah Kahayan Hulu.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Mas Champili.

“Sangat berpotensinya banjir bandang walaupun durasinya hanya sekitar kurang lebih tiga jam,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Jumat (12/11/2021).

Menurutnya, sampai saat ini di wilayah Gunung Mas belum ada di kategorikan terjadi banjir.

Sebab akibat hujan lebat air Sungai Kahayan meluap hanya terjadi kurang dari tiga hari.

“Kategori banjirkan kalau berlangsung selama tiga hari. Sedangkan belum ada yang banjir selama tiga hari itu,” beber Champili.

Terangnya, BPBD Gunung Mas sudah melakukan pemetaan sejumlah wilayah yang rawan terjadi banjir di Kahayan Hulu.

Seperti di Kelurahan Tumbang Miri, lalu akan turun air ke Kecamatan Tewah karena berada di tengah wilayah Gunung Mas.

Baca juga: Dampak Banjir Bukit Rawi Distribusi Bahan Pokok ke Gunung Mas Terlambat

Baca juga: Banjir di 5 Daerah Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas Mulai Surut

Baca juga: Warga Tehang Gunung Mas Curhat ke Ben Bahat Minta ada Perbaikan

“Maka air akan tertahan di sana dan mengakibatkan banjir terjadi di kawasan tersebut, namun saat ini belum terjadi,” ungkap Champili.

Selain itupun, pihaknya sudah siap untuk melakukan penanganan apabila terjadi banjir.

Terlihat beberapa hari lalu saat air meluap di Kelurahan Tumbang Talaken, BPBD Gunung Mas sudah menyiapkan dapur umum.

“Juga termasuk pemantauan kawasan-kawasan yang rawan da terdampak banjir.” Ucap Champili.

Champilipun mengingatkan, agar masyarakat dapat mewaspadai akan cuaca saat ini. Karena sangat berpotensi terjadi hujan lebat

Yang menimbulkan banjir bandang serta kejadian lainnya yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

“Bersama dengan masyarakat untuk bersama-sama mewaspadai terjadinya banjir datang,” pungkas Champili. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved