Breaking News:

Berita Palangkaraya

Terdampak Pandemi Covid-19 Penjualan Mobil Toyota di Kalteng Sempat Turun Hingga 20 Persen

Pandemi Covid-19 yang terjadi dalam dua tahun terakhir memukul banyak usaha masyarakat di Kalimantan Tengah termasuk penjualan mobil.

Editor: Fathurahman
faturahman/tribunkalteng.com
Kepala Cabang PT Wira Megah Profitamas Palangkaraya Haris Chandra. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Pandemi Covid-19 yang terjadi dalam dua tahun terakhir memukul banyak usaha masyarakat di Kalimantan Tengah. Bukan hanya terjadi pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) saja.

Penjaualan kendaraan mobil baru di Bumi Tambun Bungai juga terkena dampak pandemi terutama saat digelar kegiatan penerapan pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dilakukan di sejumlah daerah termasuk di Kalimantan Tengah.

Kepala Cabang PT Wira Megah Profitamas Palangkaraya Haris Chandra, Kamis (11/11/2021) saat memperkenalkan produk baru Mobil New Avanza dan All Veloz dengan Platform baru di Palangkaraya, mengakuinya.

Menurut Haris, saat awal Pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu, pasar di Kalimantan Tengah sempat mengalami penurunan hingga 20 persen untuk penjualan produk di Palangkaraya Kaliamantan Tengah.

Baca juga: Komandan Rescue Damkar Palangkaraya: Ini Titik Lokasi Sering Munculnya Hewan Liar saat Musim Hujan

Baca juga: Palangkaraya Masih PPKM Level 2, Ini yang Harus Dijalankan

Baca juga: Pembukaan Kawasan CFD Bundaran Besar Palangkaraya Menunggu izin Pemerintah Pusat

Akan tetapi lanjut dia, dalam tahun 2021 ketika pemerintah memberikan diskon untuk pajak penjualan barang mewah (PPn-BM) pihaknya mampu melampaui target yang ada untuk penjaualan di Kalteng.

"Saat tahun 2020 lalu, saat awal Pandemi Covid-19 sempat terjadi penurunan hingga 20 persen untuk penjualannya termasuk dari sisi after sales juga sempat mengalami penurunan 15 persen," tambah Jumadi Seman Kepala Bengkel perusahaan tersebut.

Namun begitu, dalam tahun 2021 dari sisi after sale dan penjualan mobil baru pihaknya bisa mencapai yang ditargetkan."Untuk target penjualan di pasar di Kalimantan Tengah hingga mencapai seribu unit dalam satu tahunnya," kata Haris.

Dengan adanya produk baru yang saat ini dipasarkan, pihaknya  sangat optimistis hasilnya akan terus membaik kedepannya." Kami tetap optimistis untuk pemasaran tahun ini dan kedepannya hasilnya akan baik," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved