Breaking News:

Berita Kapuas

Seluruh Camat dan Kades Kapuas Daerahnya Langganan Banjir Diminta Siaga Bencana

Ancaman bencana banjir di Kabupaten Kapuas harus diantisipasi dengan baik agar tidak ada korban dan dapat dideteksi sejak dini.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Fathurahman
tribunkalteng.com / fadly SR
Sekda Kapuas, Septedy dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga, saat hadir di apel kesiapan siaga banjir belum lama tadi 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Ancaman bencana banjir di Kabupaten Kapuas harus diantisipasi dengan baik agar tidak ada korban dan dapat dideteksi sejak dini.

Hal itu karena ada beberapa desa yang sangat rentan terjadi banjir saat musim hujan seperti yang belakangan terjadi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Septedy, mengatakan saat ini mulai memasuki musim hujan dan setiap tahun muncul bencana banjir di Kapuas, maka harus disikapi dengan lakukan langkah-langkah.

"Saya mengimbau seluruh Camat dan Kepala Desa (Kades) untuk mengantisipasi, khususnya yang wilayahnya potensi bencana banjir," kata Septedy, Kamis (11/11/2021).

Baca juga: Fenomena La Nina di Akhir Tahun, Ini Imbauan BPBD Kapuas

Baca juga: Karang Taruna Selat Kapuas Silaturahmi ke Markas Veteran Saat Peringatan Hari Pahlawan

Baca juga: Kemensos Targetkan Bantuan untuk 13.000 KPM Kapuas Kalteng Akhir November Ini Tersalur

Sekda juga meminta Camat dan Kades agar siapkan langkah-langkah antisipasi, kalau bencana banjir terjadi.

Mulai dari pencegahan dengan imbauan kepada masyarakat, agar waspada, penanganan, hingga siap tempat atau posko bagi masyarakat kalau banjir.

Selanjutnya, Septedy meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, baik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, maupun Dinas Sosial (Dinsos) Kapuas untuk siapkan segala peralatan juga personel, ketika adanya bencana banjir terjadi.

"Langkah tersebut perlu dipertimbangkan dan antisipasi penanggulangannya," tuturnya.

Ada beberapa desa di Kabupaten Kapuas yang rentan banjir, antara lain wilayah hulu, baik Kecamatan Timpah, Kapuas Hulu, Pasak Talawang, Kapuas Tengah, dan Mandau Talawang. Kemudian ada desa di Kecamatan Mantangai, Tamban Catur juga Dadahup.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas pun terus memantau dan berkoordinasi dengan para camat serta kepala desa setempat terkait itu.

"Kami terus pantau dan berkoordinasi dengan para camat serta kepala desa supaya mengingatkan warganya dan kami juga sudah membuat selebaran peringatan dini menghadapi bahaya banjir," kata Sinaga.

Kemudian dalam rangka kesiapan menghadapi ancaman bencana banjir, Pemkab Kapuas juga telah melaksanakan apel kesiapsiagaan segenap personel dan sarana prasarana.

"Kami juga memperkuat sistem peringatan dini berbasis masyarakat untuk keperluan kedaruratan dan evakuasi. Untuk alat peringatan dini itu telah ditempatkan di Desa Sei Pinang," ujarnya.

Pihaknya juga setiap saat selalu berkoordinasi dengan BMKG.

"Monitor informasi terkini kondisi cuaca," pungkasnya.

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved