Breaking News:

Berita Palangkaraya

Tim Satgas Penanganan Covid -19 Palangkaraya Waspadai Bom Waktu Penyebaran Covid -19

Warning terjadi gelombang ketiga penyebaran Covid -19 di Indonesia menjadi perhatian Tim satgas Penanganan Covid -19 Palangkaraya untuk waspada.

Penulis: Fathurahman | Editor: Fathurahman
faturahman/tribunkalteng.com
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid -19 Kota Palangkaraya, Emy Abriani. 

TRIBUNKALTENG.COM,PALANGKARAYA- Adanya warning terkait kemungkinan terjadi gelombang ketiga penyebaran Covid -19 di Indonesia menjadi perhatian Tim satgas Penanganan Covid -19 Kota Palangkaraya.

Kota Palangkaraya hingga, Rabu (10/11/2021) masih berada di level 2 PPKM, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 58 Tahun 2021, yang terbit pada 8 November.

Kondisi ini terus dilakukan pemantauan oleh Tim Satga penanganan Covid -19 setempat dengan memonitor perkembangan penyebaran virus mematikan tersebut.

Patauan di Kota Palangkaraya, warga Ibu Kota Kalteng sudah tampak abai dengan protokol kesehatan sehingga kondisi ini sangat mengkhawatirkan.

Baca juga: Penggunaan Masker Kendor Satgas Covid -19 Palangkaraya Awasi Penerapan Prokes di Kawasan Pasar

Baca juga: Sigit K Yunianto: Memakai Masker Kunci Utama Cegah Penyebaran Covid-19

Baca juga: Palangkaraya PPKM Level 2, Masih Ada Terkonfirmasi dan Pasien Meninggal Akibat Covid-19

Warga yang bepergian keluar rumah tampaknya sudah seenaknya bergerombol dan tidak lagi menggunakan masker.

Alasannya, karena sudah merasa aman dari penyebaran Covid-19." Saat ini memang  saya sudah jarang pakai masker karena sudah di vaksin, paling jika ke tempat tertentu saja yang wajib pakai masker," ujar Heru Setiawan, salah satu warga Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya.

Kendornya penggunaan masker dan penerapan Protokol Kesehatan warga di Kota palangkaraya tersebut tidak dipungkiri Ketua Harian Satgas Penanganan Covid -19 setempat, Emy Abriani.

Dia mengatakan, akan terus melakukan edukasi dan pendisiplinan penggunaan masker dan prokes agar warga kembali tertib pakai masker dan taat prokes.

"Kita memang wajib disiplin pakai masker dan prokes, jika tidak bisa jadi bom waktu kedepannya untuk penyebaran Covid -19 ini," ujarnya.

Diungkapkan dia, selama 14 hari ini penyebaran Covid -19 masih ada bahkan kasus pasien meninggal dunia karena Covid -19 juga masih ada. Jika tidak diantidipasi soal ini bisa saja jadi bom waktu kedepannya," kataya lagi. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved