Banjir Bukit Rawi

Muhammad Ali Menjadi Penunjuk Jalan Banjir di Penda Barania-Bukit Rawi Bagi Kendaraan Melintas

Muhammad Ali menjadi satu diantara penunjuk jalan secara sukarela di kawasan banjir jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi yang sedang banjir

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Muhammad Ali atau akrab dipanggil Bang Ali, mengarahkan pengendara untuk melintasi jalan yang dapat dilalui di banjir Jalan Trans Kalimantan Bukit Rawi, Minggu (7/11/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Banjir di Jalan Trans Kalimantan Desa Penda Barania-Bukit Rawi, semakin hari kian meninggi terpantau, Senin (8/11/2021).

Selain banjir, jalan berlubang menjadi resiko bagi pengendara yang hendak melintasi jalan tersebut. Akibat banjir, ruas jalan berlubang tergenang oleh air.

Tidak sedikit para pengendara yang mengeluh akan kondisi banjir yang sejak September lalu terjadi hal serupa.

Sejumlah orang ataupun warga sekitar yang dengan sukarela menjadi penunjuk jalan bagi kendaraan yang melintas banjir ini.

Seorang penunjuk jalan adalah Muhammad Ali atau biasa dipanggil Bang Ali.

Bang Ali dulunya adalah seorang supir angkutan buah dan warga sekitar Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi.

“Dulunya saya supir angkutan buah-buahan Buntok-Palangkaraya, hingga tahun 2020. Berhenti karena pekerjaannya melelahkan dan lebih sering berada di luar rumah daripada bersama keluarga,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Senin (8/11/2021).

Selama menjadi supir pengantar buah, Bang Ali ternyata sering melintasi Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi.

Jelasnya Buntok-Palangkaraya pasti lewat jalan ini. Terutama saat banjir di 2020 lalu belum ada orang yang menunjuk jalan.

Sehingga dirinya tergugah untuk membantu, karena menurutnya hal tersebut membawa berkah dan pahala.

Baca juga: Banjir Bukit Rawi, Hindari 2 Titik Ini Bila Melintasi Jalan Trans Kalimantan Desa Penda Barania

Baca juga: Peringatan BMKG: Kalimantan Tengah Sudah Masuk Status Siaga Banjir, Warga 5 Provinsi Harus Waspada

“Saya kasihan jika mobil pribadi membawa anak kecil, mobil lubang kasihan sama mobil dan anak-anaknya,” ungkap Bang Ali.

Penunjuk jalan yang berada di Jalan Trans Kalimantan Penda Barania-Bukit Rawi sekitar 40 orang lebih.

Penunjuk jalan terbanyak berada pada 2 titik terdalam banjir.

Bang Ali juga tidak pernah meminta imbalan atas apa yang dia lakukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved