Breaking News:

Berita Kapuas

BPKAD Kapuas Targetkan 100 Bidang Tanah Aset Pemkab Bersertifikat Tahun Ini

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kapuas terus berupaya melakukan sertifikasi aset tanah pemerintah sebagai bentuk pengamanan.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Fathurahman
istimewa
Kepala Bidang Aset BPKAD Kapuas, Ragmadiansyah 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kapuas terus berupaya melakukan sertifikasi aset tanah pemerintah sebagai bentuk pengamanan aset pemerintah.

"Sampai saat ini sertifikasi aset tanah Pemkab yang telah didaftarkan ke Kantor Pertanahan atau ATR-BPN Kapuas sudah sekitar 160 bidang," kata Kepala Bidang (Kabid) Aset BPKAD Kapuas, Ragmadiansyah, Kamis (4/11/2021).

Kemudian, lanjutnya, yang telah terukur sekitar 70 bidang tanah, untuk penerbitan sertifikatnya masih dalam proses di ATR-BPN.

"Jadi untuk target, diharapkan tahun ini bisa mencapai kurang lebih 100 bidang tanah penerbitan sertifikat hak pakai milik Pemkab Kapuas," ungkapnya.

Baca juga: Penyidik Kejari Periksa Saksi dan Kumpulkan Data Terkait Kasus Dugaan Korupsi di KPU Kapuas

Baca juga: Pesta Miras di Taman Askari Kapuas Kalteng Lima Remaja Pria dan Wanita Terjaring Patroli Satpol PP

Baca juga: Satu Jam Setengah Kantor KPU Digeledah, Ini yang Dibawa Tim Jaksa Penyidik Kejari Kapuas Kalteng

Dirinya juga mengatakan saat ini pengukuran tanah sedang berjalan dari Pemda bersama ATR-BPN Kapuas.

"Minggu depan kami masih ada jadwal pengukuran tanah milik Pemkab Kapuas, kemungkinan bulan ini menyelesaikan sisa pengukuran sekitar 90 bidang tanah, yang akan kami ukur bulan ini," terangnya.

Diharapkan pada akhir tahun bisa terselesaikan dan bisa terbit sertifikat tanah milik Pemerintah Daerah Kapuas.

"Kami sedang mengejar, karena di BPN ada beberapa proses seperti pengukuran, pendaftaran hak, penelitian dan kemudian baru bisa diterbitkan sertifikat, kita harapkan Pemkab bersama dengan BPN mudah-mudahan bisa mencapai target 100 bidang tanah," paparnya.

Lebih lanjut ia menerangkan pensertifikatan tanah yang ada di Pelabuhan Batanjung salah satu yang tidak kalah penting.

Menurutnya total Aset Pemkab Kapuas di Pelabuhan Batanjung sekitar 300 hektare.

"Ini dalam proses, pengukuran sudah dilaksanakan, mungkin tahun ini pendaftaran haknya, penelitian dan setelah itu baru bisa diterbitkan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved