Doa dan Amalan Islam

Waktu yang Pas Mengerjakan Sholat Dhuha Agar Dilancarkan Rezeki, Penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat

Sebagai salah satu amalan sunnah, sholat dhuha memiliki banyak keistemewaan tersendiri. Berikut penjelasan dari Uztaz Adi Hidayat

Penulis: Nor Aina | Editor: Rahmadhani
YouTube Kajian Islam Official
Ustaz Adi Hidayat 

TRIBUNKALTENG.COM - Sholat dhuha merupakan shalat sunnah yang dilakukan setiap muslim.

Sebagai salah satu amalan sunnah, sholat dhuha memiliki banyak keistemewaan tersendiri.

Pasalnya, orang yang mengamalkan amalan sholat dhuha ini akan dijamin rezekinya oleh Allah SWT.

Namun, keutamaan sholat dhuha tidak hanya itu saja, melainkan banyak keistemewaan yang didapat jika mengerjakan hal tersebut.

Dilansir melalui kanal YouTube Kajian Islam Official dari ceramah Ustaz Adi Hidayat, dikutip Tribunkalteng.com, Rabu (3/11/2021).

Baca juga: Bacaan Kumpulan Doa dan Amalan agar Rezeki Berlimpah, Doa Nabi Sulaiman, Sholat Dhuha, Asmaul Husna

Baca juga: Amalan Zikir Pagi Agar Aktivitas Harian Dilindungi Allah SWT, Simak Doa Hasbunallah

Amalan sunnah, sholat dhuha ini umumnya dikerjakan saat matahari sudah terbit hingga menjelang siang sebelum waktu zuhur.

Waktu sholat dhuha juga terbagi menjadi tiga, yakni awal dhuha yang dimulai 20 menit setelah matahari terbit.

Di mana waktu ketika matahari bergeser dari tempat terbitnya kearah barat atau Israk.

Kemudian sudah memancarkan satu tombak atau bisa disebut dengan waktu syuruq.

"Syuruq berarti juga awal dhuha, jadi apabila ada menyebutkan sholat syuruq atau sholat awal dhuha itu benar," jelas Ustadz Adi Hidayat.

Adapun hadist riwayat Imam at Tirmidzi dalam Sunannya no. 586 dengan sanadnya sampai kepada sahabat Anas bin Mâlik ra berkata:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ صَلَّى الغَدَاةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

Artinya: "Barangsiapa shalat Shubuh berjamaah, kemudian dia duduk berzikir kepada Allâh hingga matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka baginya pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.” HR. At Tirmidzi, no. 586, dari hadits Anas bin Malik ra.

Setelah itu, sambil menunggu waktu syuruq bisa diisi dengan amalan lainnya yakni dengan memperbanyak berdzikir.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved