Berita Pulang Pisau

NEWS VIDEO, Panen Petani Lahan Gambut Desa Talio Hulu Pulang Pisau Semakin Baik

Hasil pertanian di Desa Talio Hulu semakin baik, bahkan sudah hampir mencapai hasil maksimal untuk pertanian lahan gambut mencapai 7 ton.

Editor: Fathurahman

TRIBUNKALTENG.COM, PULANGPISAU - Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono, saat melakukan kunjungan kerja di lokasi Pertanian Desa Talio Hulu, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau, menyatakan panen padi petani setempat perhektare mencapai 6,6 ton.

Dia mengaku senang karena hasil pertanian warga setempat sudah semakin baik bahkan sudah hampir mencapai hasil maksimal untuk pertanian lahan gambut mencapai 7 ton.

Lahan pertanian di Desa Talio Hulu Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, Selasa (2/11/2021) ditinjau Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrov Republik Indonesia (BRGM) , Hartono bersama jajarannya.

Tata kelola pengairan yang dibantu oleh BRGM sudah berjalan dengan baik sehingga hasil pertanian pun semakin membaik sehingga petani lokal di lokasi tersebut merasa terbantu dengan adanya campur tangan BRGM di lokasi pertanian tersebut.

Baca juga: Rombongan BRGM Melanjutkan Kunjungan Kerja ke Pangkalan Bun, Ini Yang akan Dipantau

Baca juga: Capaian Hasil Pertanian di Desa Talio Hulu Pulang Pisau Kalteng Dipuji Kepala BRGM

Baca juga: BRGM Gandeng PGI Gelar Sekolah Lapang Petani Gambut di Kalteng

"Alhamdulillah hasil pertanian petani di lokasi ini semakin membaik, mereka bahkan bisa perhektare menghasilkan 6,6 ton, ini sudah sangat baik," ujarnya.

Dia menjelaskan, pertanian tanaman padi dan lainnya yang dilaksanakan di lahan gambut Kalimantan Tengah ternyata bisa melebihi hasil pada tanah aluvial seperti lahan pertanian yang ada di Pulau Jawa.

Hartono menjelaskan, target untuk hasil pengembangan lahan pertanian di Desa Talio Hulu Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau mencapai 7 ton perhektare.

"Ini merupakan angka maksimum hasil pertanian padi yang pernah di raih di lahan gambut," ungkapnya.

Kunjungan kerja ini merupakan agenda yang kedua kalinya, setelah pada awal tahun 2021 melakukan agenda panen bersama budidaya padi di lahan gambut.

Program pertanian ketahanan pangan di desa tersebut merupakan salah satu program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan pemerintah di awal pandemi yang lalu.
Dalam skema program PEN, penguatan ketahanan pangan adalah salah satu prioritas utama. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved