Breaking News:

Berita Palangkaraya

BMKG Palangkaraya Prediksi Potensi Hujan Tinggi di Kalteng, Pengaruh Fenomena La Nina

BMKG Palangkaraya mmemprediksikan, potensi hujan tinggi terjadi di Kalteng selama November, karena adanya fenomena La Nina

Editor: Sri Mariati
faturahman/tribunkalteng.com
Curah hujan dengan intensitas tinggi berpotenasi mengguyur wilayah Kalimantan Tengah sehingga daerah dataran rendah setempat masih berpotensi terendam banjir 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – BMKG Palangkaraya memprediksikan, potensi hujan tinggi terjadi di Kalimantan Tengah selama November ini.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya fenomena La Nina yang menyelimuti hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Selain saat ini sudah memasuki musim hujan.

Prakirawan BMKG Palangkaraya Lian mengatakan, kondisi tersebut karena adanya faktor global di Indonesia, yang meningkatkan curah hujan yang menimbulkan fenomena La Nina.

“Nah itu juga berdampak di wilayah Kalimantan Tengah dengan indek atau kategori fenomena La Nina lemah,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Rabu (3/11/2021).

Menurutnya, jika fenomena La Nina ini dibarengi dengan musim hujan saat ini maka potensi curah hujan di Kalimantan Tengah cukup tinggi.

“Sehingga otomatis akan berpotensi terjadinya banjir melanda Kalimantan Tengah,” ucap Lian.

Lian menjelaskan, fenomena La Nina ini akan terjadi hingga nanti di Maret, April, Mei 2022 dengan indeks lemah hingga netral.

Hanya saja untuk indek fenomena La Nina lemah atau netral nanti akan terlihat dari data harian dari satelit mereka.

Termasuk apakah kondisi curah hujan di Kalimantan Tengah selalu tinggi atau tidak selama musim hujan ini.

“Termasuk factor lainnya yang berpotensi terjadinya cuaca ekstrem ketika fenomena La Nina dan terjadi hujan tinggi tersebut,” terang Lian.

Selain itu, prediksi BMKG Palangkaraya, untuk seluruh wilayah Kalimantan Tengah potensi terjadi hujan dengan intesitas sedang hingga lebat masih terjadi selama sepekan ini.

Karena sudah memasuki akhir tahun biasanya November dan Desember intentitas curah hujan cukup tinggi dibandingkan Oktober lalu.

“Sehingga perlu diwaspadai potensi terjadi banjir,” pungkas Lian. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved