Breaking News:

Berita Palangkaraya

NEWS VIDEO, Virus Covid-19 Varian Delta Plus Masuk Kalimantan Tengah Diprediksi Desember

virus Covid-19 varian Delta Plus diprediksi masuk Kalimantan Tengah Desember mendatang, hal itu diungkapkan Ketua Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya

Editor: Sri Mariati
IST/BPBD Palangkaraya
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkara Emi Abriyani. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Seolah tak henti bermutasi virus Covid-19 varian baru terus bermunculan. Kali ini virus Covid-19 varian Delta Plus diprediksi masuk Kalimantan Tengah Desember mendatang.

Menurut Ketua Tim Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya Emi Abriyani, virus varian Delta Plus ini patut diwaspadai oleh seluruh masyarakat khususnya di Kota Palangkaraya.

“Ya benar prediksi para dokter akan di Desember ini virus Covid-19 varian Delta Plus masuk,” ucapnya kepada Tribunkalteng.com, Rabu (27/10/2021).

Emi Abriyani mengatakan, maka ansitipasi dari pemerintah kota, provinsi, TNI dan Polri dengan melakukan percepatan vaksinasi.

“Jangan sampai varian Delta Plus ini masuk banyak masih masyarakat yang belum tervaksinasi,” terangnya.

Baca juga: Meski Kasus Covid-19 Melandai, Warga Palangkaraya Diingatkan Tetap Disiplin Protokol Kesehatan

Baca juga: Penggunaan Masker Kendor Satgas Covid -19 Palangkaraya Awasi Penerapan Prokes di Kawasan Pasar

Selain itu, ungkap wanita berhijab ini penerapan Protokol Kesehatan harus diperketat.

Dengan disiplin 5 M juga untuk menghindari dan mencegah masuknya varian Delta Plus ini.

“Karena kuncinya adalah Protokol Kesehatan yang disiplin agar dapat terhindar dari varian Delta Plus ini,” tegas Emi Abriyani.

Covid-19 Melandai, Abaikan Protokol Kesehatan

Hal lainnya dijelaskan Kepala BPBD Kota Palangkaraya ini , dengan melandainya kasus Covid-19 saat ini masyarakat Kota Palangkaraya, abai terhadap kepatuhan penerapan Protokol Kesehatan.

Banyak warga yang tidak menggunakan masker, padahal sampai saat ini pemerintah belum mencabut status kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

Baca juga: Tersisa Satu Pasien Covid-19 di RSUD Kalampangan Palangkaraya

“Kepatuhan Protokol Kesehatan saat ini mulai kendo ya, karena merasa kasus Covid-19 melandai. Padahal itu kita semua sudah bersusah payah di level ini. Jangan sampai malah kembali lebih parah lagi,” kata Emi Abriyani.

Selain itupun operasi yustisi terus mereka lakukan walaupun PPKM Kota Palangkaraya saat ini sudah berada level 2.

“Untuk razia yustisi akan tetap kami lakukan, menyasar tempat-tempat yang banyak orang dan melanggar Protokol Kesehatan,” pungkas Emi Abriyani. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved