Breaking News:

Berita Kotim

Warga Baamang Sampit Digegerkan Penemuan Jenazah Membusuk di Tempat Tidur

Warga Jalan Christopel Mihing Gang Muamalat Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, digegerkan penemuan mayat.

Editor: Fathurahman
ist.Polres Kotim
Jenazah korban saat dievakuasi petugas 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT -Warga Jalan Christopel Mihing Gang Muamalat Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng digegerkan penemuan jenazah.

Informasi terhimpun menyebutkan, janazah seorang pria bernama Fery Pratama (21) ditemukan membusuk di kamarnya di sebuah rumah di Jalan Christopel mihing Gang Muamalat Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang Kabupaten Kotim, Senin (25/10/2021) pukul 08.30 WIB.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Baamang Sampit AKP Ratno, membenarkan penemuan jenazah di tempat tidur di wilayah hukumnya tersebut."Ya, korban bernama Feri Pratama Putra ditemukan meninggal dunia di kamar tidurnya," ujarnya.

Dijelaskan, kronologis penemuan jenazah tersebut berawal dari informasi teman korban yang mendatangi rumah korban karena korban tidak kelihatan hingga beberapa hari dan tidak masuj kerja.

Baca juga: Akhmad Rifani dan Anaknya Ditabrak Truk Misterius di Luwuk Bunter Cempaga Kotim

Baca juga: Bupati Kotim Halikinnor Apresiasi Keberadaan Tribunkalteng.com di Bumi Tambun Bungai

Baca juga: Iwan Kodok Tertangkap Basah Mencuri Sarang Walet Saat di dalam Bangunan Walet Desa Jaya Kelapa Kotim

Sesampainya di rumah korban rekan korban menemukan Feri sudah dalam keadaan tertelungkup tidak bergerak di tempat tidurnya. Kemudian dia  menghubungi keluarga korban untuk memberitahukan kondisi korban.

"Setelah adik korban bersama orang tuanya datang  menjenguk kemudian dilakukanlah pengecekan hingga diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan polisi, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga , bawah korban bahwa korban selama ini punya riwayat sakit maag kronis.

Selain itu, pihak keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan otopsi atas jenazah yang ditemukan dan tidak menuntut secara hukum mengenai penyebab kematian korban."Sudah ada surat pernyataan dari keluarga soal itu," ujarnya. (*)
 

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved