Breaking News:

Berita Palangkaraya

Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya Berikan Kelonggaran Bagi Pelaku Usaha dan Pertemuan Orang Banyak

Tim Satgas Covid-19 memberikan kelonggaran bagi pelaku usaha dan kegiatan pertemuan orang banyak sebab PPKM Kota Palangkaraya turun menjadi level 2

Editor: Sri Mariati
IST/BPBD Palangkaraya
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkara Emi Abriyani. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Tim Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya, memberikan kelonggaran bagi pelaku usaha dan mengadakan kegiatan pertemuan banyak orang.

Ketua Satgas Harian Covid-19 Kota Palangkaraya Emi Abriyani mengatakan, dengan turunkan PPKM Palangkaraya ke level 2, yang sebelumnya di level 3 ada kelonggaran aturan.

Merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 54 Tahun 2021 yang baru dikeluarkan pada Senin (18/10/2021).

“Mengacu pada aturan baru tersebut maka di Kota Palangkarayapun menyesuaikan, adanya kelonggaran bagi pelaku usaha dan kegiatan pertemuan banyak orang,” ujar Emi Abriyani.

Menurut Emi Abriyani, bagi pelaku usaha diporbolehkan kapasitas pengunjung mencapai 50 persen dari kapasitas tempat.

Begitu pula dengan rapat-rapat atau pertemuan dalam ruangan 25 persen dari kapasitas ruangan pada PPKM level 2.

Baca juga: Begini Aturan Terbaru untuk Bioskop yang Kembali Buka di Wilayah PPKM Level 1-3

Baca juga: Meski Angka Covid-19 Menurun PPKM Palangkaraya Masih Level 3, Ini Alasannya

Baca juga: PPKM Palangkaraya Turun ke Level 3, Peserta Didik Masih Belajar Daring

“Kalau dulukan rapat-rapat itu maksimal 50 orang saja dari jumlah kapasitas ruangan,” terangnya.

Lanjut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya ini, untuk bioskop pun saat ini diberikan kelonggaran kapasitas pengunjung sampai 70 persen.

Sebelumnya hanya diperbolehkan 50 persen saja dari jumlah kapasitas tempat atau ruangan.

“Sehingga ini agar tidak mematikan pelaku usaha di Kota Palangkaraya,” ucap Emi Abriyani.

Selain itupun tambah wanita berhijab ini, Tim Satgas Covid-19 optimis PPKM sapat turun ke level 1.

Asalkan tetap ketat menerapkan Protokol Kesehatan, perawatan dan pematauan kesehatan bagi warga yang sakit.

Serta maksimal melakukan tracing dan testing ditingkatkan lebih, termasuk menekan angka kematian.

“Kita semua harus optimis untuk turun ke level 1 PPKM Kota Palangkaraya dan itu adalah kerja keras bersama,” pungkas Emi Abriyani. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved