Breaking News:

Berita Palangkaraya

Tersisa Satu Pasien Covid-19 di RSUD Kalampangan Palangkaraya

Pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat di RSUD Kalampangan Palangkaraya hanya tersisa satu orang hal itu diungkapkan Kepala BPBD Emi Abriyani

Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/ faturahman
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palangkaraya, Emi Abriyani. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangkaraya Emi Abriyani mengatakan, saat ini hanya tersisa satu pasien yang dirawat di RSUD Kalampangan Kota Palangkaraya.

Hal itu seiring dengan melandainya kasus pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Cantik, yang berdampak pada penurunan PPKM ke level 2.

“Hanya sisa satu yang dirawat khususnya di RSUD Kalampangan dari 38 orang yang terkonfirmasi seluruhnya di Kota Palangkaraya ini,” ujar Emi Abriyani, Kamis (21/10/2021).

Jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya ini, dari 38 kasus yang terkonfirmasi sebagian dirawat di rumah sakit yang tersebar di kota ini.

“Ada juga yang memilih untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing,” ucap Emi Abriyani.

Baca juga: Tim Satgas Covid-19 Palangkaraya Berikan Kelonggaran Bagi Pelaku Usaha dan Pertemuan Orang Banyak

Baca juga: Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Kalteng Bertambah 13 Orang Warga, Mulai Kendor Memakai Masker

Baca juga: Seminggu Penerapan PTM Terbatas Jenjang SMA/SMK/SLB di Kalteng Belum Ada yang Terkonfirmasi Covid-19

Sementara untuk Rumah Sakit Perluasan dibuka Pemerintah Kota Palangkaraya beberapa bulan lalu akibat lonjakan kasus Covid-19.

Saat ini sudah ditutup mengingat sejak akhir September hingga Oktober ini, kasus terkonfimasi Covid-19 sudah berkurang dan banyak yang sembuh.

“Sehingga RS perluasan kami tutup sudah banyak yang sembuh sedangkan yang terkonfirmasi sedikit,” terang wanita berhijab ini.

Emi Abriyanipun mengimbau dan meminta masyarakat Kota Palangkaraya untuk tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan.

Jangan terlena dengan kasus Covid-19 yang sedikit dan melandai ini. Karena pandemi ini masih belum berakhir di Kota Palangkaraya.

“Jangan abai terhadap Protokol Kesehatan, karena ditanyakan Covid-19 belum berakhir,” tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved