Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kapolda Kalteng Tegaskan Personel Jalankan Tugas Tidak Sesuai Prosedur Terancam Sanksi Hukum

Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah akan menindak tegas anggotanya yang melakukan kekerasan atau arogansi terhadap masyarakat.

Editor: Fathurahman
istimewa
Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Perintah tegas Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyikapi sejumlah kasus yang dilakukan oknum anggotanya.

Ketika  menjalankan tugas tidak sesuai prosedur dan melakukan tindak kekerasan yang merugikan masyarakat dan mencoreng institusi disikapi pimpinan lembaga tersebut.

Kapolri sebagai orang nomor satu di Lembaga Kepolisian Republik Indonesia memerintahkan jajarannya dari Polda, Polres hingga Polsek bersikap tegas terhadap oknum anggota.

Dia meminta Kapolda Kapolres maupun Kapolsek untuk memberikan sanksi bagi anggotanya yang  melanggar.

Baca juga: Kapolda Kalteng Apresiasi Personilnya Raih Medali Perak Cabor Dayung di PON XX Papua

Baca juga: Lima Anggota Polri di Kalimantan Tengah Dicopot Terlibat Narkoba dan Indisipliner

Baca juga: Banjir Palangkaraya, Kapolda Kalteng Langsung Turun Beri Bantuan ke Warga Mendawai

Hal ini juga disikapi Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo yang menegaskan dia akan menerapkannya kepada semua personil Polda Kalteng juga Polres jajaran.

Dikatakan Kapolda Kalteng, hal ini juga dalam rangka mitigasi dan pencegahan kekerasan berlebihan anggota Polri terhadap masyarakat.

Polda Kalteng akan menindak tegas anggotanya yang melakukan kekerasan atau arogansi terhadap masyarakat.

Dia menegaskan tindakan itu aka dilakukan jika ada anggota saat menjalankan tugas tidak sesuai prosedur.

Apalagi, melakukan tindak kekerasan terhadap masyarakat.

"Sanksi hukuman akan diterima anggota tersebut," tegas Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo, Rabu (20/10/21) siang.

Dedi menegaskan, tidak ada toleransi bagi oknum anggotanya tersebut.

Sanksi tegas akan diberikan mulai dari pencopotan jabatan hingga pemberhentian tidak dengan hormat.

"Sanksi berupa pemberhentian tidak dengan hormat akan diberikan jika sudah fatal," timpal Dedi. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved