Breaking News:

Berita Kalteng

Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Kalteng Bertambah 13 Orang Warga, Mulai Kendor Memakai Masker

Penyebaran Covid-19 Kalimantan Tengah, Senin (18/10/2021) mengalami penambahan hingga mencapai 13 orang. Ketaatan memakai masker warga tampak kendor

Editor: Fathurahman
faturahman/tribunkalteng.com
Petugas kepolisian saat melakukan razia masker di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Penyebaran Covid-19 Kalimantan Tengah, hingga, Senin (18/10/2021) mengalami penambahan hingga mencapai 13 orang sedangkan warga makin banyak tak pakai masker dan tak taat Protokol Kesehatan.

Sejumlah ahli epidemologi, mengkhawatirkan, jika penurunan Level PPKM tidak dibarengi dengan ketaatan penggunaan masker dan kendor dalam penerapan Protokol Kesehatan potensi gelombang ketiga Covid-19 bisa saja terjadi.

Pantauan di Palangkaraya, Selasa (19/10/2021) di jalan umum maupun pasar dan tempat umum lainnya masih banyak warga yang keluar rumah dan berinteraksi tidak pakai masker dan abai protokol kesehatan.

Demikian juga di tempat makan atau kafe yang ada di Palangkaraya kebanyakan anak muda tidak lagi memakai masker dan berkelompok saat  berada di kafe.

Baca juga: Kalteng Tidak Ada Lagi Level 4, Palangkaraya Sudah PPKM Level 2, 8 Kabupaten Masih Level 3

Baca juga: Begini Aturan Acara Maulid Nabi 2021 di Wilayah PPKM, di Level Ini Baru Boleh Dilakukan Tatap Muka

Baca juga: Wisata Pesona Alam Lestari Palangkaraya Sepi Pengunjung Meski PPKM Sudah Level 3

Ini juga terlihat di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah sebagian warganya abai Ptorokol Kesehatan.

Beberapa dari mereka mengaku, saat ini kasus penularan Covid-19 sudah turun drastis dan memakai masker sudah sangat jenuh karena susah bernafas sehingga warga males makai masker.

"Sesak nafas bila pakai masker terus. Saya hanya makai masker pas berinteraksi dengan kawan dan orang lainnya saja," ujar Arif Effendumi warga Jalan Rajawali Kekurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya Palangkaraya.

Sementara itu,  Data Penyebaran Covid-19 Kalteng, Senin (19/10/2021) yang dilansir Media Center Covid-19 Kota Palangkaraya terjadi penambahan kasus Covid-19 di Bumi Tanbun Bungai.

Kasus konfirmasi, ada penambahan sebanyak 13 orang, yaitu di Katingan 9 orang, Lamandau 3 orang, dan Sukamara 1 orang, sehingga dari semula sebanyak 46.467 orang menjadi 46480 orang.

Sembuh, ada penambahan sebanyak 24 orang, yaitu di Palangkaraya 8 orang, Katingan 8 orang, Kobar 3 orang, Kapuas 2 orang, Barsel 1 orang, Barut 1 orang, dan Mura 1 orang, sehingga dari semula 44. 776 orang menjadi 44.800 orang.

Baca juga: Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan-RB Kunjungi Kantor Pelayanan Terpadu Palangkaraya

Baca juga: NEWS VIDEO, Wisata Religi Sembari Menikmati Aktifitas Warga di Pinggiran Sungai Kahayan Palangkaraya

Dalam Perawatan, ada penurunan sebanyak 11 orang, sehingga dari semula 121 orang menjadi 110 orang dan kasus meninggal, tidak ada penambahan, sehingga tetap menjadi 1570 orang.

Tingkat kematiannya (CFR) 3,4 persen.

Sementara itu, berdasarkan, Intruksi Mendagri terbaru, Palangkaraya dan daerah lain di Kalimantan Tengah, tidak ada lagi yang berstatus PPKM level 4, bahkan Palangkaraya kini berada di level 2.

Selain Palangkaraya, ada 5 kabupaten di Kalteng yang juga berstatus PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Level 2 yakni Kotawaringin Barat (Kobar), Kotawaringin Timur (Kotim), Sukamara, Lamandau dan  Pulang Pisau. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved