Breaking News:

Berita Kalteng

Seminggu Penerapan PTM Terbatas Jenjang SMA/SMK/SLB di Kalteng Belum Ada yang Terkonfirmasi Covid-19

Pelaksanaan PTM terbatas yang dilakukan seluruh daerah di Kalimantan Tengah berjalan dengan lancar, belum ada yang terkonfirmasi Covid-19 seminggu ini

Editor: Sri Mariati
Lamsi/Tribunkalteng.com
Suasana hari pertama PTM terbatas di SMK Al-Ishlah Palangkaraya Jalan Mahakam Nomer 31 Kota Palangkaraya, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Penerapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas jenjang SMA/SMK/SLB se Kalimantan Tengah masih aman.

Belum adanya laporan dari seluruh kabupaten/kota yang menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas, terkait adanya yang terkonfirmasi Covid-19, yang dimulai sejak tanggal 11-15 Oktober 2021.

Plt Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Saifudi mengatakan, informasi tersebut diperoleh dari hasil rapat evaluasi seluruh daerah melalui virtual.

Rapat dihadiri pengawas, pembina sekolah, Korwas MPKS kabupaten/kota termasuk dari perbidang SMA/SMK/SBL se Kalimantan Tengah.

“Dari evaluasi selama satu minggu penerapan pembelajaran tatap muka terbatas ini belum ada laporan terkait hal tersebut,” tegasnya kepada Tribunkalteng.com, Senin (18/10/2021).

Menurutnya, pembelajaran tatap muka terbatas akan terus berlanjut sambil terus melakukan evaluasi setiap minggu oleh Dinas Pendidikan.

Sedangkan untuk evaluasi di sekolah hampir setiap hari dilakukan dengan tetap penerapan Protokol Kesehatan yang sangat ketat.

“Akan kami evaluasi setiap minggunya selama pembelajaran tatap muka terbatas, malah kalau di sekolah evaluasinya dilakukan setelah jam pulang sekolah,” ungkap Saifudi.

Dikatakan mantan Kabid SMA/SMK/ SLB Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah ini, jumlah sekolah yang melaksanakan PTM terbatas ada 401 se Kalimantan Tengah.

Diantaranya jenjang SMA sebanyak 241 sekolah, SMK ada 138 sekolah dan SLB ada 24 sekolah.

“Dan rata-rata ambil contoh di Kota Palangkaraya SMA dan SMK yang ada di sini sudah mulai menerapkan pembelajaran tatap muka  terbatas ini,” terang Saifudi.

Saifudipun sangat optimis, pembelajaran tatap muka  terbatas dapat berjalan dengan baik seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di seluruh wilayah di Kalimantan Tengah.

“Berharap proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik Ketika kondisi ini membaik dan sudah berada di zona hijau,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved