Breaking News:

Berita Palangkaraya

Dinas Pendidikan Kalteng Dorong Daerah Zona Aman Terapkan Belajar Tatap Muka di Kalteng

Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng dorong daerah yang berada di zona aman atau hijau untuk menerapkan belajar tatap muka di Kalimantan Tengah

Editor: Sri Mariati
Lamsi/Tribunkalteng.com
Penerapan PTM terbatas dilakukan di Kota Palangkaraya, belum lama ini. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, dorong daerah yang sudah berada di zona aman atau zona hijau untuk dapat menerapkan belajar tatap muka.

Menurut Plt Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Saifudi, hampir di daerah pelosok sudah mulai menerapkan belajar tata muka.

“Kami mendorong agar sekolah-sekolah yang berada di ibu kota kabupaten, dapat menerapkan belajar tatap muka di zona aman atau sudah hijau,” ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Senin (18/10/2021).

Menurutnya, bukan tanpa sebab hal itu bisa mulai diterapkan sebab hampir daerah di Kalimantan Tengah saat ini sudah berada di PPKM level 2.

Diantaranya Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Kapuas, Gunung Mas, Barito Utara, Barito Timur, Lamandau, Sukamara, Murung Raya, Seruyan.

Hanya tiga daerah yakni Palangkaraya, Barito Selatan dan Pulang Pisau saja yang berada di level 3.  

Baca juga: Dinas Pendidikan Kalteng Siapkan Ribuan Siswa SMK Dukung Program Food Estate

Baca juga: Dinas Pendidikan Kalteng Perbolehkan SMK Al Ishlah Palangkaraya Terapkan PTM Terbatas

Baca juga: NEWS VIDEO, Dinas Pendidikan Kalteng Perbolehkan SMK Al Ishlah Palangkaraya Terapkan PTM Terbatas

“Apalagi di daerah pelosok yang sedikit siswanya atau daerah aman dan tidak lagi menggunakan sistem daring,” beber Saifudi.

Saifudipun berharap, daerah-daerah yang sudah menerapkan belajar tatap muka ini dapat berjalan dengan optimal.

Termasuk kualitas pendidikan yang selama pandemi covid-19 yang menurun agar dapat ditingkatkan kembali.

“Intinya tetap, walaupun berada di zona aman harus tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan benar,” terang Saifudi.

Sementara itu saat disinggung mengenai realisasi vaksinasi untuk tenaga pendidik dan juga siswa di Kalimantan Tengah.

Saifudi tidak secara rinci menjelaskannya, hanya saja berdasarkan persennya realisasi persentasi vaksinasi untuk peserta didik sampai saat ini mencapai 60 persen.

“60 persen vaksinasi itu untuk dosis satu, dan ini akan terus berlanjut sembari menunggu stok vaksin yang dijatahkan untuk Kalimantan Tengah,” tutup mantan Kabid SMA/SMK/SLB Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved