Breaking News:

Berita Kalbar

Begini Kronologi Tiga Terdakwa Warga Kalbar Penyelundup Narkoba Dihukum Mati

Tiga terdakwa penyelundupan narkotika yang divonis mati oleh Pengadilan Negeri Singkawang terbukti bersalah atas kepemilikan sabu-sabu dan pil ekstasi

Editor: Sri Mariati
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Majelis Hakim Ketua, Roby Hermawan Citra saat membacakan putusan terhadap tiga terdakwa dihukum mati atas kasus penyelundupan narkotia, di PN Singkawang Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNKALTENG, SINGKAWANG – Tiga terdakwa kasus penyelundupan narkoba oleh Pengadilan Negeri Singkawang divonis mati, pada 13 Oktober 2021. Mereka semua warga Kalimantan Barat yakni ES, Rus, dan Ber

Hakim memvonis karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana tertuang dalam pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menjadi dakwaan kesatu penuntut umum.

Terdakwa ES tercatat beralamat di Pulau Lemukutan Kabupaten Bengkayang.

Sementara R beralamat di Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas dan terdakwa B beralamat di Kelurahan Roban, Singkawang Tengah.

Ketiganya ditangkap BNN Kalbar dan Bea Cukai setelah terkait dengan peredaran narkoba yang terdiri dari sabu-sabu 14,6 kilogram dan 9.600 butir Pil Happy Five, pada Rabu 3 Maret 2021.

Berikut ini adalah kronologi ketiganya sejak penangkapan hingga pembacaan vonis:

Minggu 28 Februari 2021

- Sekitar pukul 20.00 WIB Ber menghubungi Rus lewat WhatsApp.

- Dalam percakapannya, Ber menjanjikan Rp 10 ribu per satu kilo untuk Rus.

- Setelah mendapat 'pekerjaan' dari Ber, Rus menghubungi ES untuk membantu membawa barang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved