Breaking News:

Berita Palangkaraya

Peristiwa Kebakaran Mobil di Palangkaraya Jadi Tontonan Warga Sekitar

Terbakarnya mobil pikap di Jalan Willem AS kompleks kantor gubernur Kalimantan Tengah menjadi tontonan warga yang penasaran melihat langsung

Editor: Sri Mariati
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Ratusan warga Kota Palangkaraya menonton kebakaran mobil pikap yang terjadi di Jalan Willem AS kompleks kantor gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Peristiwa terbakarnya mobil pikap di Jalan Willem AS, kompleks kantor gubernur Kalimantan Tengah pada Rabu (13/10/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.

Tepatnya di depan kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Tengah. Kejadian itu menjadi tontotan warga sekitar karena penasaran.

Ratusan warga nampa memadati kawasan tersebut ingin melihat secara langsung terbakarnya mobil pikap tersebut.

Di tengah-tengah pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan api, banyak juga warga mengambil gambar dan merekam kejadian itu.

Bahkan karena menonton kejadian kebakaran ini terlalu dekat lokasi seorang warga menjadi korban.

Lelaki paruh baya terkena ledakan akibat tumpahan minyak yang berapi masuk ke dalam parit dan meledak persis di depan dia berdiri menonton.

Baca juga: Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Sopir Diduga Melarikan Diri

Baca juga: BREAKING NEWS, Terjadi Kebakaran Mobil di Jalan Willem AS Kompleks Perkantoran Pemprov Kalteng

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Terjadi Beberapa Kali Ledakan, Pemadam Kewalahan

“Ya ada yang nonton di lokasi sekitar 20 meter dari kejadian tiba-tiba dari dalam parit menyambar dan meledak di dekat bapak itu,” ujar saksi mata di lapangan, Faturahman.

Sontak kejadian itu menjadi perhatian petugas kepolisian dan pemandam, yang berada di lokasi dan segera mengevakuasi korban itu ke rumah sakit terdekat.

Pantauan Tribunkalteng.com, usai dipadamkan mobil pikap yang masih berada di pinggir jalan, tetap menjadi tontonan warga ingin melihat secara dekat.

Kondisi lalu lintas kawasan tersebutpun sempat tertutup sehingga pengendara yang ingin melintasi daerah itu tidak bisa dan terpaksa memutar arah.

“Terpaksa banyak yang putar arah, banyak juga yang singgah dan menonton sampai habis kejadian itu,” kata Faturahman.

Sampai saat ini belum diketahui persis apa penyebab kebakaran mobil pikap tersebut.

Namun kuat dugaan mobil tersebut membawa Bahan Bakar Minyak (BBM). (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved