Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Sopir Diduga Melarikan Diri

Sopir pikap yang terbakar yang di Jalan Willem AS Kompleks kantor gubernur Kalimantan Tengah diduga melarikan diri ujar saksi mata Elbi

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Kobaran api menghanguskan mobil pikap yang terbakar di Jalan Willem AS kompleks kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Sebuah mobil pikap terbakar, di tengah Jalan Willem AS, Kompleks kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kota Palangkaraya.

Tepatnya di depan kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Tengah. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (12/10/2021).

Kuat dugaan mobil tersebut membawa Bahan Bakar Minyak (BBM), sehingga membuat kewalahan untuk pemadam memadamkan api.

Menurut saksi mata Elbi yang berada di lokasi, dirinya melihat asap tiba-tiba di depan kantor Kesbangpol Kalimantan Tengah.

“Awalnya saya sedang duduk di samping kantor, lalu tiba-tiba ada asap di depan kantor,” ucapnya kepada Tribunkalteng.com saat berada di lokasi.

Setelah melihat asap hitam, Elbi langsung lari ke depan pagar kantor.

Baca juga: Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Satu Warga Tersambar Api Dilarikan ke RS

Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Terjadi Beberapa Kali Ledakan, Pemadam Kewalahan

Baca juga: Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Kurang Lebih Satu Jam, Petugas Berhasil Padamkan Api

“Saya lari ke depan untuk melihat, lalu dari dekat tempat bensin mobil tiba-tiba keluar api,” terang Elbi.

Ungkap Elbi, awalnya api sangat kecil, namun sudah terlihat asap hitam pekat dan ada api keluar dari pikap tersebut.

Sebagai saksi mata di lokasi tersebut, dirinya tidak melihat adanya pengemudi mobil.

“Pengemudinya sudah lari entah kemana, jadi mobil sudah dalam keadaan kosong,” ucap Elbi.

Setelah beberapa menit mobil terbakar, tambah Elbi baru terdengar suara ledakan.

“Waktu awal terbakar belum ada suara ledakan, pas sudah cukup besar apinya baru ada suara ledakan,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved