Breaking News:

Berita Palangkaraya

Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Sebagian Huruf di Papan Nama Kantor Kesbangpol Kalteng Meleleh

Papan nama kantor Kesbangpol Kalteng meleleh oleh api yang membakar mobil pikap di Jalan Willem AS kantor gubernur Kalimantan Tengah, Palangkaraya

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
Pangkan Bangel/Tribunkalteng.com
Sebagian huruf di papan nama kantor Badan Kesbangpol Kalimantan Tengah meleleh oleh panasnya api oleh terbakarnya mobil pikap di Jalan Willem AS, Kota Palangkaraya, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Mobil pikap bernomor polisi KH 8755 HA, terbakar tepat di depan kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbanngpol) Kalimantan Tengah, pada Rabu (13/10/2021).

Membuat papan nama kantor instansi tersebut meleleh akibat panasnya api.

“Padahal baru tulisan kantor kami, tapi sudah rusak lagi. Kalau tadi ada pengemudinya, kami mau minta ganti rugi,” ucap staf Kesbangpol Kalimantan Tengah, Bobby kepada Tribunkalteng.com.

Kebakaran yang terjadi Jalan Willem AS, Kota Palangkaraya, pukul 14.33 WIB, ungkap Bobby, dirinya kaget mendengar suara ribut-ribut depan kantor.

“Saya keluar karena teman saya berteriak ada perkelahian, setelah saya lihat ternyata ada yang terbakar,” ucapnya.

Sementara itu, bahan bakar mobil di pikap tumpah ke ruas jalan yang tergenang oleh air dari mobil pemadam.

Baca juga: NEWS VIDEO, Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Menonton Terlalu Dekat Satu Orang Menjadi Korban

Baca juga: Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Kurang Lebih Satu Jam, Petugas Berhasil Padamkan Api

Baca juga: Kebakaran Mobil di Palangkaraya, Sopir Diduga Melarikan Diri

Terdapat saluran air di dekat mobil pikap membuat air yang bercampur bahan bakar masuk ke gorong-gorong.

“Iya air yang terkena tumpahan minyak dan terkena percikan api mengalir ke gorong-gorong, jadi tim pemadam mengambil air di gorong-gorong yang tercampur api,” ucap Ketua Emergency Response Palangkaraya, Jean.

Selain itu, mesin pompa air yang menyedot air dari gorong-gorong mengeluarkan api.

“Karena airnya tercampur, maka keluar api dari pompa dan rusak,” tandas Jean. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved