Breaking News:

PON XX Papua

Atlet Muhammad Sultan Ditolak Ikut Tanding di PON XX Papua Ini Penjelasan Pengprov PBSI Kalteng

Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBS) bereaksi terkait penolakan Atlet Muhammad Sultan Nurhabibullah tanding di PON XX Papua

Editor: Fathurahman
IG Sultan
Atlet Bulutangkis Kalteng Muhammad Sultan Nurhabibullah Mayang saat latihan 

TRIBUNKALTENG.COM,PALANGKARAYA - Adanya penolakan Atlet bulutangkis handal Kalimantan Tengah Muhammad Sultan Nurhabibullah Mayang  berlaga di PON XX Papua ditanggapi Pengprov PBSI Kalteng.

Ini merespon banyaknya pertanyaan warga Kalteng  terkait penolakan pebulutangkis handal Kalteng yang masuk peringkat lima nasional di cabang olahraga bulu tangkis tersebut.

Penolakan dilakukan Panitia PON XX Papua ketika atlet Kalteng tersebut sudah latihan beberapa kali di lapangan tanding PON XX Papua.

Namun saat Muhammad Sultan ingin bertanding tiba-tiba panitia menolak juara Platnas Kalteng tersebut dengan alasan Sultan masih terkena skorsing terkait masalah data umurnya.

Baca juga: Cabor Dayung Traditional Boat Race 500 Meter Kalteng Tambah Medali Perak di PON XX Papua

Baca juga: Atlet Bulutangkis Kalteng Muhammad Sultan Ditolak di PON XX Papua: Ada yang Mau Menjegal

Baca juga: Tiga Atlet Bulutangkis asal Kapuas Jadi Wakil Kalteng di PON XX Papua

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia IPBSI) Kalimantan  Tengah Nurasyid Ridho atau akrab dipanggil Adon mengaku kecewa dengan penolakan tersebut.

Kepada Tribunkalteng.com, Adon mengungkapkan, semua prosedur untuk persyaratan  Muhammad Sultan sudah mereka lengkapi.

"Karena semuanya sudah lengkap makanya kami memberangkatkan Muhammad Sultan ke PON XX Papua untuk ditargetkan mendapatkan medali emas di Cabor Bulutangkis," terangnnya Selasa (12/10/2021)

Lebih jauh Adon menerangkan, surat PP PBSI memang skorsing Sultan sejak Bulan Maret 2021 selama setahun namun hanya untuk kejuaraan resmi PBSI atau kejuraan yang direkomendasikan oleh PBSI saja.

"Dasar itulah kami menyurati  PP PBSI  bahwa  Sultan ikut PON XX di Papua karena PON bukan  kejuaraan yang direkomendasikan oleh PBSI ," ujar Pengprov PBSI Kalteng ini.

Sesuai dengan rekomendasi PP PBSI melalui surat resminya yang menegaskan PON tidak termasuk kejuraan yang direkomendasikan PP PBSI.

PP PBSI melalui surat resminya bahkan menegaskan aturan PON tidak ada membahas soal skorsing untuk atlet seperti yang dialami oleh Sultan.

"Mendapat keterangan resmi seperti itulah kemudian kami memberangkatkan Sultan ikut memperkuat Tim Bulutangkis Kalteng di PON XX Papua dan menargetkannya untuk membawa Medali Emas untuk Kalteng," tegasnya.

Namun , pihaknya kaget saat Sultan sudah beberapa kali latihan di lapangan tanding di PON XX Papua, ketika tiba waktu tanding malah ditolak dengan alasan skorsing tersebut.

"Ini tentunya membuat banyak orang bertanya terkait penolakan itu," tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved