Breaking News:

PON XX Papua

Atlet Bulutangkis Kalteng Muhammad Sultan Ditolak di PON XX Papua: "Ada yang Mau Menjegal"

Atlet Bulutangkis Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Sultan Nurhabibulah Mayang ditolak bertanding di PON XX Papua

Penulis: Yonathan | Editor: Fathurahman
Atlet Bulutangkis Kalteng Muhammad Sultan Ditolak di PON XX Papua:
istimewa
Atlet Bulutangkis Kalimantan Tengah Muhammad Sultan Nurhabibulah Mayang ditolak saat akan bertanding di PON XX Papua.

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Atlet bulutangkis Kalimantan Tengah (Kalteng) Muhammad Sultan Nurhabibulah Mayang ditolak bertanding di PON XX Papua.

Hal ini disampaikan oleh sekretaris umum (Sekum) KONI Kalteng Elbadi Fardian atau yang akrab dipanggil  H Doddy kepada Tribunkalteng.com, Senin (11/10/2021).

Dia mengungkapkan, beberapa bulan yang lalu masalah ini sudah tuntas.

"Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalteng sudah tembuskan surat ke KONI Kalteng soal itu masalahnya sudah clear. Dua tahun yang lalu Sultan terkena sanksi namun sudah dijalani," ujar Dodi.

Baca juga: Cabor Dayung Traditional Boat Race 500 Meter Kalteng Tambah Medali Perak di PON XX Papua

Baca juga: Kapolda Kalteng Apresiasi Personilnya Raih Medali Perak Cabor Dayung di PON XX Papua

Baca juga: Anggrek Langka Ekor Tikus Kalteng Maskot Kota Palangkaraya Juara Kategori Terbaik PON XX Papua

Muhammad Sultan adalah pebulu tangkis andal  Kalimantan Tengah yang dimiliki kalteng, karena  dia masuk rangking 4 nasional.

Sehingga ada indikasi pemain dari provinsi lain berupaya menjegalnya. 

"Ada yang berupaya menjegal Muhammad Sultan agar tidak dapat bertanding," tegas H Doddy.

"Padahal sudah technical meeting tetapi tidak diperbolehkan ikut bertanding," ucapnya kecewa.

Dia menyayangkan, saat technical meeting kejadian 2 tahun yang lalu diungkit lagi oleh panitia, padahal sebelumnya sudah clear masalahnya.

H Doody beralasan, turnamen itu berbeda dengan PON yang multievent dan membawa nama daerah dan bukan perorangan.

"Nanti kami akan adakan rapat dari PBSI dan PB PON sehingga nantinya akan menunggu hasilnya akhirnya seperti apa," kata H Doddy.

Dia mengungkapkan, KONI Kalteng sudah berusaha bersama Pengprov membuat surat ke PBSI tetapi tidak mempengaruhi hasil.

Pihaknya menunggu dari PB PON dan panitia pengesahan rapat, karena di dalam daftar panitia pengesahan ada nama Muhammad Sultan.

"Itu artinya kan atlet kita Muhammad Sultan sah untuk bermain," timpalnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved