Breaking News:

PON XX Papua

Munculnya Klaster Covid-19 PON XX Papua, Sancho Sebut Kontingen Kalimantan Tengah Aman

Ketua Satgas Harian KONI Kalimantan Tengah Christian Sancho mengatakan Kontingen Kalimantan Tengah Aman dari klater Covid-19 PON XX Papua

Penulis: Pangkan B | Editor: Sri Mariati
istimewa
Eko Rimbawan berhasil menyumbang 1 medali perunggu melalui cabor Atletik Lari 100 Meter Rabu (6/10/2021) di PON XX Papua. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - PON XX Papua menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Menyisakan beberapa kurang lebih seminggu sebelum ajang PON XX Papua usai.

Beberapa kontingen terpapar Covid-19 mulai dari atlet, pelatih, ofisial, dan panpel berasal dari 8 daerah di empat wilayah pelaksanaan PON XX Papua.

Namun kabar baik bagi Kontingen Kalimantan Tengah aman dari penularan Covid-19 selama berada di Papua.

Hal itu ungkapkan Ketua Satgas KONI Kalimantan Tengah Christian Sancho dikonfirmasikan Tribunkalteng.com.

Baca juga: Satu Lagi Perunggu dari Panahan, Kontingen Kalteng di PON XX Papua Raih 1 Perak, 2 Perunggu

Baca juga: Belum Resmi Dibuka, Kalteng Sudah Raih 1 Perak PON XX Papua dari Cabang Olah Raga Dayung

Setelah keluar hasil PCR, semua atlet dinyatakan negatif dan dapat bertanding. Saya pastikan semua atlet Kalteng, sehat dan aman,” tegas Christian Sancho, Jumat (8/10/2021).

Christian Sancho mengatakan, sebelum berangkat menuju Papua untuk mengikuti POn XX Papua, ada beberapa atlet kontingen Kalimantan Tengah berdasarkan swab antigen.

Namun setelah dilakukan tes PCR ternyata hasilnya negatif dan bisa diperbolehkan ikut dan terbang.

 “Ada beberapa atlet saat di swab antigen positif, namun saat itu juga kami langsung PCR dan ternyata negatif,” terangnya.

Ungkapnya, beberapa atlet kontingen Kalimantan Tengah dinyatakan positif Covid-19 saat swab antigen memang disarankan untuk isolasi mandiri.

Baca juga: Lambaian Tangan Presiden Jokowi untuk Kontingen Kalimantan Tengah di Pembukaan PON XX Papua

Baca juga: Satgas KONI Kalteng Memantau Latihan Atlet Kalimantan Tengah di PON XX Papua

Mengantisipasi agar atlet lainnya tidak terpapar sambal menunggu tes PCR diumumkan. “Isolasi dulu, bahkan sampai ada yang nangis.

“Begitupun saat atlet kita saat datang ke Papua dinyatakan positif, namun karena perubahan cuaca. Saat dilakukan tes, hasilnya negatif,” ucap Christian Sancho.

Gerak cepatpun dirinya bersama tim kontingen Kalimantan Tengah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai hal tersebut.

“Saya dan tim kesehatan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, karena hal ini membuat jatuh mental para atlet saat bertanding di PON XX Papua,” tandas Christian Sancho. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved