Breaking News:

Berita Kapuas

Pria Kapuas Diduga Penyebar Video Asusila Mantan Pacar Ditangkap di Palangkaraya

Hasil interogasi terhadap pelaku, motifnya nekat menyebar video asusila mantan pacar lewat WhatsApp karena sakit hati

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Dwi Sudarlan
Istimewa/Tribunkalteng/Fadli SR
Pria asal Kapuas yang diduga menyebarkan video asusila ditangkap polisi di Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, KUALAKAPUAS - Sebar video asusila dengan sang pacarnya,  pria warga Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), dipolisikan, apa motifnya?

Pelaku penyebaran video asusila itu dilaporkan keluarga korban ke pihak berwajib lantaran pria 21 tahun itu telah menyebar video dengan pacarnya yang masih berusia 16 tahun.

Penyebar video asusila yang menggegerkan warga Kapuas itu ditangkap petugas polisi saat berada di wilayah Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangkaraya, Senin (4/10/2021) lalu.

Kapolsek Kapuas Barat, Ipda Eko Basuki T melalui rilis  yang diterima Tribunkalteng.com, Kamis (7/10/2021) mengatakan, pelaku diamankan setelah pihaknya mendapatkan laporan dari orangtua korban.

Baca juga: Sebagian Pelaku Asusila di Tala Kalsel Dihukum Syariah, Menyapu Halaman Musala

Baca juga: LIVE Tanpa Busana! Bidan Puskesmas Ini Bikin Video Asusila Viral di Medsos, Alasannya Demi Uang

Baca juga: Pelajar 14 Tahun Ini Ditodong Pedang Lalu Dipaksa Berbuat Mesum dan Direkam Saat Berwisata

"Pelaku kami amankan beserta barang bukti berupa dua ponsel yang digunakan untuk perbuatannya," jelas Eko.

Kapolsek pun membeberkan pihaknya mendapat laporan terkait penyebaran video asusila melalui media sosial WhatsApp akhir pekan tadi.

"Menurut keterangan pelapor atau orangtua korban, mereka mengetahui adanya penyebaran video asusila anaknya melalui media sosial WhatsApp tersebut dari keluarganya, Sabtu (2/10/2021) sekitar pukul 19.30 WIB," beber Ipda Eko.

Atas kejadian tersebut pelapor yang merupakan orangtua merasa keberatan dan melaporkan ke Polsek Kapuas Barat.

"Laporan kami tindaklanjuti dan pelaku pun bisa kami amankan," bebernya.

Hasil interogasi terhadap pelaku, motifnya nekat menyebar video asusila lewat WhatsApp karena sakit hati.

"Dari keterangan pelaku, alasannya melakukan hal itu, intinya karena sakit hari, karena hubungannya tidak direstui oleh orangtua dari wanitanya," ungkapnya.

Akibat perbuatannya, proses hukum pun menanti sebagaimana aturan yang berlaku.

"Pelaku akan dikenakan pasal 45 ayat (1) Undang-Undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," pungkas Kapolsek. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved