Maulid Nabi 2021

Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Menurut Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Berikut ini penjelasan dari Ustaz Abdul Somad tentang boleh atau tidak memperingati maulid Nabi Muhammad SWT. Nabi Muhammad SAW, lahir 12 Rabiul Awal

Penulis: Nor Aina | Editor: Rahmadhani
Tribunwow.com
tribunkalteng.com - maulid nabi muhammad 

Ustaz Abdul Somad memaparkan beberapa hadis serta pendapat ulama besar mengenai dasar diperbolehkannya maulid Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW berpuasa setiap Senin untuk mensyukuri kelahiran dan awal penerimaan wahyu-Nya.

عَنْ أَبِيْ قَتَادَةَ الأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ الْإِثْنَيْنِ فَقَالَ” : فِيْهِ وُلِدْتُ وَفِيْهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ .” رواه مسلم

Artinya: "Dari Abi Qotadah al Anshori RA, sesungguhnya Rasulullah SAW, pernah ditanya mengenai puasa hari senin. Rasulullah SAW menjawab: di hari itu aku dilahirkan dan juga wahyu diturunkan kepadaku." (H R Muslim)

Tidak hanya itu, kita sebagai umat Islam, dianjurkan agar berbahagia atas rahmat dan karunia-Nya.

Allah SWT berfirman dalam Q S Surah Yunus ayat 57 dan 58:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءَتْكُمْ مَوْعِظَةٌ مِنْ رَبِّكُمْ وَشِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ (57) قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ (58)

Artinya:

"Sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman". (Q S Yunus ayat 57) .

Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan". (Q S Yunus ayat 58)

Setiap manusia mempunyai roh, sebagaimana tubuhnya, mengalami gangguan dan penyakit-penyakit.

Oleh karena itu, ia juga memerlukan perawatan dan pengobatan.

Berbagai penyakit yang biasa terjadi pada ruh dan jiwa manusia seperti takabur, berbangga diri, bakhil, hasud dan riya.

Bila penyakit ini menyerang jiwa manusia dan tidak segera diobati, maka ia bisa mengakibatkan kekufuran dan nifak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved