Breaking News:

Berita Palangkaraya

NEWS VIDEO, Musik Kecapi Khas Kalimantan Tengah Pengiring Lagu Karungut Dayak

Alat musik khas Kalimantan Tengah Kecapi memiliki suara yang unik dan menarik sekarang ini dimainkan untuk berbagai kegiatan ataupun acara formal

Penulis: Yonathan | Editor: Sri Mariati
Yonathan/ Tribunkalteng.com
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Taladjan, membawakan lagu Dayak Karungut pada penutupan acara membatik, Selasa (5/10/2021). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA – Alat musik khas Kalimantan Tengah Kecapi memiliki alunan yang unik dan menarik.

Kecapi adalah alat musik yang digemari dari zaman dulu sampai sekarang ini. Biasanya dibawa dalam perasaan-perasaan tertentu.

Seperti kecapi yang dibawakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Taladjan, dalam penutupan acara membatik yang digelar yayasan Govinda Saraswati.

Guntur Taladjan menjelaskan musik Kecapi khas adat Dayak. Pada zaman dulu dibawakan di acara atau kegiatan tertentu saja.

Alat musik ini di daerah Kalimantan Timur dan dan Kalimantan Barat disebut Sape.

Baca juga: Sape, Alat Musik Tradisional Adat Dayak Kalimantan yang Bisa Membikin Merinding Pendengarnya

Baca juga: Apa dan Siapa Dayak Kalimantan, Simak Manik-manik, Tato dan Desa Wisata Khas Dayak

"Kecapi itu sering digunakan untuk mengiringi alat musik kita seperti Karungut Deder dan Tarian Kinyah Mandau,"ujarnya kepada Tribunkalteng.com, Selasa (5/10/2021).

Ungkap mantan Kepala Dinas Sosial Kalimantan Tengah ini, alat musik Kecapi juga dibuat oleh pengrajin zaman dulu di kampung.

Namun seiring zaman sekarang pengrajin alat musik kecapi juga ada di Kota Palangkaraya dan sekitar Kalimantan Tengah.

Kata Guntur Taladjan, untuk sekarang Kecapi banyak dijual sebagai ekonomi kreatif, untuk penghasilan, selain untuk kegiatan atau acara bisa menjadi souvenir atau cinderamata.

Baca juga: NEWS VIDEO, Hatue dan Bawi Tambun Bungai Ingin Memperkenalkan Budaya Dayak ke Seluruh Dunia

Baca juga: Masakan Khas Dayak Kalteng Tersedia di Rumah Makan Samba di Palangkaraya

“Sebagai cinderamata terlebih orang luar yang suka alat musik tradisional dan lainnya,” ucapnya.

Selain itupun, saat ini kecapi dimainkan disemua tempat seperti di hotel, kafe, juga bandara. Serta diacara-acara adat, ritual keagamaan dan penyambutan tamu.

"Untuk lagu yang saya mainkan tadi adalah karungut deder. Karungut yang dimainkan bermacam-macam, ada tentang cinta, sejarah seseorang, syukuran, pendidikan, sosial bahkan tentang kehidupan," tutupnya.(*)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved